Tiap Kecamatan Mesti Ada Bak Air Limbah

0
464
Pantai Nongsa tercemar limbah hitam beberapa hari lalu.f-humas bp batam

BATAM – Wali Kota Batam, HM Rudi mengatakan bahwa jumlah air di Batam terbatas. Ia berharap tiap kecamatan ada penampung air limbah (rumah tangga). Sehingga air yang sudah digunakan tidak terbiar mengalir ke laut. Masyarakat juga diminta untuk menjaga kelestarian lingkungan dan ikut berpartisipasi dalam penghijauan.

Pernyataan itu disampaikan Rudi, saat meninjau alat Pemanen Air Hujan (PHA) yang diciptakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWWS) IV, beberapa hari lalu di Sekupang. Peresmian alat pemanen air hujan ini disejalankan dengan peringatan Hari Air Dunia ke-26.

Rudi mengajak masyarakat Batam untuk menjaga sumber daya air dengan melestarikan lingkungan. Pemerintah Kota (Pemko) Batam menurutnya akan menanam sejuta pohon Ketapang Kencana. Hingga dalam jangka waktu tiga sampai lima tahun, Kota Batam menjadi hijau.

Baca Juga :  150 Turis Singapura Melancong ke Ngenang

”Air bisa membawa kebahagian dan juga bisa menjadi bencana bagi kita,” kata Rudi.

Disebutkan, selama ini air yang sudah kita gunakan kita biarkan saja mengalir ke laut. Saya ingin hijaukan Kota Batam ini, agar air tidak habis. ”Ayo semua mari kita jaga sumber daya air untuk Fasum dan Fasos tanggungjawab kami untuk menghijaukannya, yang di perumahan menjadi tanggungjawab bapak/ibu,” jelasnya.

Wali Kota juga menjelaskan saat ini Pemko Batam terus menggesa pembangunan jalan di Kota Batam. ”Ini dilakukan untuk menghilangkan kemacetan dan membangkitkan perekonomian di Kota Batam,” imbuhnya.

Baca Juga :  SBMPTN Tahap II Dilaksanakan di Batam

Pada kesempatan itu, Kepala BWWS IV Batam, Ismail Widadi melakukan penanaman pohon di depan kantor BWWS. Diungkapkan, alat ini sangat penting karena dapat digunakan untuk memproses air tampungan digunakan kembali. Tema yang diusung dalam rangka memperingati Hari Air Dunia ke-26

”Manfaatkan Air Untuk Kelestarian Alam. Air harus dimanfaatkan sesuai kegunaannya, karena sumber air sangat terbatas. Jadikan momen memperingati air sedunia ini sebagai momen untuk memupuk semangat kita melestarikan sumber daya air yang ada di muka bumi ini,” katanya.

Berbagai kegiatan telah dilakukan BWWS dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia. Dimulai dengan kegiatan pembersihan di sekitar Sei Harapan. Melakukan pembinaan komunitas Sei Langkai, pembersihan Sei Langkai dan Gotong Royong Akbar. Kemarin juga dilakukan deklarasi dan pengukuhan Komunitas Sei Langkai yang disaksikan oleh Wali Kota.

Baca Juga :  FGD Pertanyakan Penghuni Lapas Bisa Rekreasi

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yumasnur, Kepala Dinas Citpa Karya, Suhar, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam, Herman Rozie dan Kepala Dinas UKM, Sulaiman Nababan.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here