Tiap Peserta Punya Waktu 15 Menit

0
377
ANTRAKSI: Peserta drumben Festival Sungai Carang (FSC) tahun pertama saat antraksi di Tepilaut, Tanjungpinang. Lomba tahun ini juga akan dilaksanakan di tempat yang sama. f-DOK/TANJUNGPINANG POS

Lomba Drumben di Festifal Bahari

TANJUNGPINANG – Lomba Drumben antarpelajar SMP dan SMA sederajat se-Kepri memperebutkan piala bergilir Gubernur Kepri akan dilaksanakan, Selasa (17/10) di pelataran Gedung Daerah, Tepilaut, Tanjungpinang.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan dalam rangkaian Festival Sungai Carang (FSC) yang disejalankan dengan Festival Bahari Kepri (FBK) yang dilaksanakan Dinas Priwisata Kepri. Jumlah peserta lomba drumben diperkirakan sekitar 1.500 orang pelajar dari 20 peserta grup. Biasanya satu grup, berjumlah 40 hingga 100-an orang.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, juri lomba drumben antarpelajar se Kepri mengandeng Latamal IV Tanjungpinang. Diketuai Kapten Laut M Zaki didampingi dengan Peltu R Sutrisno Setiawan dan Kopda Lenggono. Kapten Laut M Zaki menuturkan, ada tujuh kriteria yang akan dinilai dalam penjurian. Di antaranya, aransemen, harmonisasi, keseragaman dan teknik penyajian.

Selain itu, ketepatan waktu dan irama serta mutu, kejernihan suara dan dinamika serta pengendalian dan ketepatan nada. Sehingga lomba ini, bukan hanya sekedar namun menghasilkan grup drumben-drumben yang berkualitas.

Dengan demikian, kegiatan lomba ini juga sebagai kebutuhan dalam penyaluran bakat dan keterampilan, keberanian, kesungguhan, kebanggaan dan berkarya.

”Hal ini harus menjadi perhatian penting. Potensi dari pelajar harus terus dikembangkan. Kegiatan positif harus terus dilakukan agar pelajar terus berprestasi,” paparnya saat rapat bersama panitia dari Dinas Pariwisata Kepri, belum lama ini.

Ada dua lagu yang akan dibawakan masing-masing grup. Satu di antaranya merupakan lagu wajib dan satu lagu bebas dari peserta. Untuk lagu wajib, panitia memberikan tiga pilihan. Di antaranya Lancang Kuning, Segantang Lada dan Pulau Bintan. ”Peserta boleh pilih satu di antara tiga lagu yang diberikan. Bahkan jika peserta ingin membawakan dua dari tiga lagu wajib juga bisa,” paparnya.

Durasi untuk membawakan dua lagu tersebut maksimal 12 menit. Panitia memberikan waktu tiga menit untuk persiapan sebelum tampil. ”Maksimal waktu yang digunakan masing-masing peserta lima belas menit. Lewat dari itu, maka akan ada pengurangan nilai sesuai kriteria penilaian ketepatan waktu masuk,” tuturnya. Ia menilai, peserta tahun lalu sudah mengetahui kurang lebih teknis penilaian.(DESI LIZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here