Tidak Ada Dana Operasional, Pasar Tidak Difungsikan

0
405
Gedung Pasar Rakyat Batubi yang hingga kini belum di fungsikan

Natuna – Sudah dua tahun lalu Pasar di Kecamatan Batubi diresmikan Bupati Natuna, Hamid Rizal namun hingga kini belum di fungsikan. Bahkan kini menjelma menjadi kawasan mesum dan tempat mabuk-mabukan pihak tak bertanggungjawab.

Pasar rakyat itu telah diresmikan sejak tahun 2016 lalu yang pengelolaan sudah diserahterimakan kepada pihak Kecamatan Bunguran Batubi. Warga Batubi, Roman menuturkan, mengaku tak mengetahui apa alasan pasar itu tidak difungsikan. Dinilai membuang anggaran.

“Gedung pasar itu kini banyak sampah berserakan mulai dari bekas obat batuk, kaleng lem, celana dalam perempuan, sampai alat kontrasepsi,” kata Roman saat ditemui di jalan Soekarno-Hatta, Natuna, Senin (30/7).

Ia berharap, supaya pasar itu bisa segera dimanfaatkan. Bahkan bila dinilai tidak tepat menjadi pasar maka dialih fungsikan yang tujuannya berguna bagi masyarakat sekitar.
“Kita cuma ingin gedung itu bermanfaat, bukan malah dibiarkan begitu saja rusak di makan usia,” harapnya.

Camat Bunguran Batubi, Hasanudin Zain membenarkan, bahwa pasar tersebut sudah diserahterimakan ke pihaknya mengelola. Namun terkendala karena tidak ada anggaran operasional.

Serta menurutnya, pengelolaan di kecamatan menyalahi aturan. Pihakanya, menyerahkan pengelolaan pasar itu kepada BUMdes agar bisa dikelola.

“Kalau difungsikan pihak kecamatan jelas salah karena menyalahi aturan. Jadi kita serahkan pengelolaan kepada BUMdes namun belum bisa dioperasionalkan karena anggaran juga tidak ada,” Ungkapnya.

Menanggapi gedung pasar menjadi lokai mesum dan mabuk-mabukan, pihaknya tidak menampiknya itu. Ia mengaku juga banyak menerima laporan yang masuk kekecamatan.

“Untuk itu, kita meminta kepada Kasi Trantib Kecanatan terus memantaunya. Sedangkan untuk pengoprasiannya, pihaknya masih menunggu anggaran BUMDes. Sampai saat ini belum juga dicairkan,” jelasnya.

Hasanudin berharap, pihak BUMDes bisa memaksimalkan sementara gedung pasar tersebut dengan memasang penerangan, agar tidak menjadi tempat mesum.

“Ya kita cuma bisa saran, supaya dipasang lampu dulu biar terang. Karena selama dibangun hingga sekarang tidak ada penerangan sama sekali,” ucapnya. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here