Tidak Beres, Kepala OPD Bersiap Diganti

0
688
Wakil Walikota Tanjungpinang Hj Rahma menjadi pembina apel di Dinas Perkim Tanjungpinang, Selasa (25/6)

TANJUNGPINANG – Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma mengaku belum melihat progres signifikan terhadap pembenahan taman median jalan dan perbaikan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Tanjungpinang.

Pengaduan-pengaduan terus diterimanya dari berbagai pihak, utamanya masyarakat maupun anggota DPRD yang menyampaikan langsung kepadanya.

Menerima pengaduan tersebut, Hj Rahma menyetir mobil pribadinya berkeliling ke beberapa lokasi, Selasa (25/6) pagi. Berangkat kurang dari pukul 06.00 pagi dan berakhir di Kantor Disperkim dan Dinas PUPR Kota Tanjungpinang pukul 07.45 pagi.

Ia menuturkan, ia sudah berkunjung kebeberapa lokasi taman median jalan. Mulai dari Jalan D.I Panjaitan KM 9, KM 8, KM 7 dan KM 6 Tanjungpinang.

Dari pantauannya, ia mengaku kecewa dengan kondisi taman median jalan. Serta lampu jalan yang banyak tidak menyala karena rusak. Padahal alokasi anggarannya sudah lebih besar dari tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Dinas PUTR Ajukan Rp40 M untuk Jalan

Bila sebelumnya hanya Rp400 juta per tahun, di 2019 ini, disepakti alokasi anggarannya sekitar Rp900 jutaan. Naik hampir dua kali lipat. Maka, ia berharap hasilnya juga lebih meningkat dari sebelumnya.

“Saya tidak serta merta menyalakan pasukan kuning, bila kerja tidak beres berarti yang perlu dievaluasi pengawas, kepala bidang termasuk kepala dinasnya. Ini tanggung jawab bersama memberikan pengarahan kepada petugas kebersihan dan pertamanan,” ujarnya di depan ASN saat mengambil apel pagi.

Dituturkannya, persoalan ini bukan hal baru, pekerjaan rutin di OPD tersebut. Maka ia berharap seharunya taman median jalan di Kota Tanjungpinang harus tertata dan nyaman dipandang.

Baca Juga :  Gubernur, Sekdaprov dan Wako Bahas Reklamasi Tepilaut

“Bapak-Ibu harus bekerja maksimal, bila tidak maka saya akan rekomendasikan kepada walikota mengannti posisi pejabatnya. Ini perlu dievalusasi. Saya mengetuk hati Bapak-Ibu bisa bekerja maksimal,” ucapnya.

Ia memberikan kesempatan kepada ASN melakukan perbaikan, bila dalam waktu dekat tidak ada perubahan, maka akan melapor kepada H Syahrul selaku kepala daerah.

“Jangan ada lagi bahas kekurangan personil, potensi yang ada saja belum digarap. Jadi saya tidak mau membahas itu, kerja dulu baru bisa meminta kekurangan,” paparnya.

Hj Rahma mengaku melihat hanya empat petugas lori yang turun kelapangan sebelum pukul 06.30. Ini pun perlu dilakukan evaluasi. Begitu juga dengan jam kerja para petugas kebersihan, biar seragam dan tertib.

Baca Juga :  Tahun 2030, Tanjungpinang Bebas TBC

“Saya hanya ingin tahu, pukul berapa petugas bergerak di lapangan. Ini perlu saya bahas bersama bidang terkait,” ucapnya.

Selain itu, ia pun meminta penanganan banjir bisa diselesaikan pegawai di Dinas PUPR Tanjungpinang.

“Saya mau tanya Bapak-Ibu, bagaimana perasaannya kalau rumah sendiri tergenang banjir. Risau kan, saya minta kondisikan persoalan itu pada diri sendiri agar bisa merespon kerja dengan cepat,” ucapnya.

Usai mengambil apel pagi, Hj Rahma mengajak Kabid di Dinas Perkim rapat bersama membahas penanganan median taman dan lampu PJU yang banyak mati. Didampingi Asisten Kota Tanjungpinang, Irwan. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here