Tidak Perlu Datang Subuh ke Sekolah

0
62
WAKIL Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga saat berkunjung ke SDIT As-Sakinah Batu 9, belum lama ini. F-martunas/tanjungpinang pos

Hari Ini PPDB SD-SMP Dimulai, Kuota Mencukupi

Mulai Senin (2/7) hari ini, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SD-SMP se-Kota Tanjungpinang akan dimulai. Orangtua diminta tak perlu datang subuh ke sekolah, karena kuota kursi siswa baru SD dan SMP mencukupi.

TANJUNGPINANG – KEPALA Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Dadang AG mengatakan, orangtua biasanya datang subuh ke sekolah untuk mendapatkan nomor antre pendaftaran karena khawatir anaknya tidak tertampung.

”Tak perlu subuh-subuh antre di sekolah. Biasa saja. Pendaftaran dimulai pukul 08.00 sampai pukul 12.00. Jumlah kursi tersedia mencukupi,” ujar Dadang kepada Tanjungpinang Pos via ponselnya, kemarin.

Untuk SMP dan dan SD pendaftaran siswa baru tidak online, namun mendaftar manual ke sekolah. Meski demikian, semua sekolah sudah siap-siap menerima kedatangan orangtua untuk mendaftarkan anaknya dan pasti terlayani dengan baik. Ketika ditanya berapa kuota kursi baru untuk SD dan SMP, Dadang tidak ingat persis.

”Datanya ada di kantor. Besoklah. Atau hubungi Pak Husnari, Ketua PPDB,” tambahnya.

Husnari, Ketua PPDB Kota Tanjungpinang yakin siswa baru tertampung semua di sekolah negeri dan swasta. ”Datanya ada di kantor, besoklah,” katanya singkat.

Dadang menambahkan, khusus Tanjungpinang Timur, jumlah siswanya memang cukup banyak dan sekolah-sekolah di daerah ini cukup padat. ”Paling daerah ini yang padat nanti. Tapi itu pun bisa tertampung semua asalkan yang ekonominya mampu jangan memaksakan diri di sekolah negeri,” pesannya.

Orangtua siswa tidak perlu panik. Tidak perlu bangun pagi-pagi buta dengan antre di sekolah. ”Pilih aja sekolah terdekat dengan rumah, Tak perlu panik. Karena dari daerah lain yang bukan zonasinya, tidak bisa mendaftar di sana,” katanya lagi.

Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, kata Dadang, sudah berpengalaman dalam penerimaan siswa baru. Dulu, penerimaan siswa baru dilakukan dengan bentuk rayonisasi. ”Sekarang diperkuat dengan Peraturan Menteri Pendidikan yang namanya sistem zonasi. Sama saja dengan yang kita lakukan. Namanya saja yang beda. Sudah duluan kita melakukan itu,” jelasnya.

Adapun jumlah sekolah secara keseluruhan sekolah di Tanjungpinang sekitar 128 baik itu SD, SMP dan SMA baik negeri dan swasta. Sekolah SD ada 75 uni, terdiri dari 70 SD, 3 MI ( Madrasah Ibtidaiyah), 2 SLB (Sekolah Luar Biasa). Jumlah sekolah SMP, 27 unit dengan rincian 24 SMP, 2 MTs (Madrasah tsanawiyah), dan 1 SMP Luar Biasa (SMPLB).(MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here