Tiga Bulan Beroperasi, PLTS Kerdau Rusak

0
750
Hadi Chandra

Natuna – PEMBANGKIT Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dibangun pemerintah pusat di Desa Pulau Kerdau Kecamatan Subi 2014 lalu rusak tanpa perbaikan. Akibatnya, proyek dengan dana miliaran itu tidak dapat dimanfaatkan.

Wakil Ketua I DPRD Natuna, Hadi Candra merasa ada yang janggal dengan proyek itu. Sebab hanya berfungsi tiga bulan setelah dioperasionalkan dan kini tidak dapat difungsikan.

Hal ini diketahui setelah melakukan kunjungannya ke Pulau Kerdau beberapa waktu lalu. Sejumlah warga mengeluh karena PLTS di desanya tidak lagi berfungsi. Seharusnya dapat memberikan penerangan karena warga sangat membutuhkan pasokan listrik seperti daerah lain.

”Sangat disayangkan PLTS dengan kapasitas 50 KVa itu tidak bisa berfungsi lagi. Padahal warga berharap PLTS bisa menerangi pulau Kerdau,” kata Candra di kantor DPRD Natuna, Selasa (14/3).

Menurut Candra, PLTS di Pulau Kerdau harus segera diperbaiki. Serta meyakini masih banyak komponen PLTS yang sangat bagus.

”Sayang kalau tidak diperbaiki, komponennya pasti banyak yang masih bagus. Tinggal memprbaiki yang rusak saja,” paparnya.

Candra meminta, kerusakan PLTS segera disikapi dinas terkait dalam hal ini Dinas Pertambangan Provinsi Kepri.

”Kewenangan penanganannya berada pada Provinsi Kepri. Jadi mereka harus turun ke lapangan. Kasian warga di sana,” ungkapnya.

PLTS tersebut adalah program listrik terbarukan bantuan dari Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT). Tentunya saat meluncurkan program tersebut pemerintah sudah menyiapkan segala sesuatunya terutama soal perawatannya.

”Sekarang warga mau mengadu kepada siapa. Distamben sudah dilebur ke Provinsi. Semestinya di Natuna ada Unit Pelayanan Teknis (UPT) sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Provinsi di daerah,” katanya.

Selama PLTS tidak berfungsi kata Candra, masyarakat mendapat pasokan listrik desa yang hanya beroperasi malam hari. Disamping itu warga juga tidak mampu menanggung biaya operasional mesin mulai dari BBM dan biaya perawatan.

”Kita berharap, persoalan listrik di pulau pebatasan harus disikapi bersama baik oleh daerah, provinsi dan pemerintahan pusat,” tutupnya.(Herdiansyah)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here