Tiga Bulan, Ekspor Kepri Rp 41 T

0
631
Panusunan Siregar

Nilai ekspor Kepri Maret 2018 sekitar US$909,36 juta atau mencapai Rp 12,3 triliun. Namun, jumlah ini turun dibandingkan ekspor Februari 2018 sebesar 17,03 persen.

TANJUNGPINANG – Sedangkan ekspor Kepri selama tiga bulan mulai Januari-Maret 2018 adalah sebesar US$3.027,93 juta atau sekitar Rp 41 triliun.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, ekspor migas Maret 2018 mencapai US$197,84 juta atau turun 49,3 persen dibanding Februari 2018. Sedangkan ekspor nonmigas Maret 2018 mencapai US$711,52 juta atau naik 0,80 persen dibanding Februari 2018.

Ekspor ke Singapura pada bulan Maret 2018 mencapai nilai terbesar yaitu US$314,03 juta. Sedangkan secara kumulatif ekspor ke Singapura Januari-Maret 2018 mencapai US$1.546,80 juta dengan kontribusinya mencapai 51,08 persen.

Baca Juga :  Anak Asuh Derita Penyakit Langka

Nilai ekspor Provinsi Kepri Januari-Maret 2018 terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar US$945,76 juta disusul Pelabuhan Sekupang US$555,47 juta. Kemudian Pelabuhan Terempa US$536,98 juta, Pelabuhan Belakang Padang US$326,72 juta dan Pelabuhan Kabil/Panau US$318,59 juta.

Kontribusi kelima pelabuhan terhadap komulatif ekspor Januari-Maret 2018 adalah sebesar 88,63 persen.

Nilai ekspor migas dan nonmigas Provinsi Kepri Maret 2018 dibanding Februari 2018 turun sebesar 17,03 persen, yaitu dari US$1.096,03 juta atau sekitar Rp 14,8 triliun menjadi US $909,36 juta.

Penurunan nilai ekspor Maret 2018 disebabkan oleh turunnya ekspor sektor migas sebesar 49,3 persen. Bila dibandingkan dengan bulan Maret tahun 2017, ekspor Provinsi Kepri juga mengalami penurunan sebesar 21,27 persen.

Baca Juga :  Mbak Tutut: Saya Akan Dampingi Transmigran Memajukan Bangsa Ini

Ekspor Kepri Maret 2017 adalah US$1.155,01 juta atau sekitar Rp 15,6 triliun menjadi US$909,36 juta atau sekitar Rp 12,7 triliun.

Ekspor nonmigas HS 2 digit terbesar Maret 2018 adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (85) sebesar US$204,93 juta. Sedangkan secara kumulatif Januari-Maret 2018 mencapai US$646,10 juta, dengan peranan terhadap ekspor nonmigas sebesar 30,7 persen. ”Penurunan nilai ekspor Maret 2018 dibanding Maret 2017 disebabkan oleh penurunan ekspor sektor migas sebesar 39,73 persen dan sektor non migas sebesar 13,94 persen,” ujar Panusunan Siregar, Kepala BPS Provinsi Kepri saat jumpa pers, kemarin.

Baca Juga :  Negeri Pasir Berdengung Itu Kepri Namanya

Total ekspor kumulatif Kepri Januari-Maret 2018 adalah sebesar US$3.027,93 juta atau sekitar Rp 40,8 triliun. Jika dibanding dengan total ekspor kumulatif Januari-Maret 2017 mengalami penurunan sebesar 1,62 persen, yaitu dari US$3.077,80 juta atau sekitar Rp 41,5 triliun menjadi US $3.027,93 juta.

Turunnya nilai ekspor Januari-Maret 2018 disebabkan oleh turunnya ekspor kumulatif non migas sebesar 6,37 persen.(SUHARDI-MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here