Tiga Calon Dirut BPR Bestari Dikirim ke OJK

0
679
Waliko H Syahrul memotong tumbeng saat BPR Bestari merayakan ulang tahun.f-istimewa

Walikota Rombak Dua Direksi BUMD

TANJUNGPINANG – Walikota Tanjungpinang H Syahrul merombak jajaran direksi baru untuk dua BUMD milik Pemko Tanjungpinang. Yakni, PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bestari. Mereka merombak karena masa jabatannya sudah habis.

Tiga nama untuk menempati calon Direktur Utama, Direktur Kepatuhan dan Ketua Dewan BPR Bestari sudah dikirim ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tiga nama tersebut yakni yakni Muhammad Amin, Machbub Junaydi dan Adviseri. Saat ini, Direktur Utama BPR Bestari, Fathermawani.

Baca Juga :  KPL dan Kelurahan Pinang Kencana Gelar Goro

Sebelumnya, Minggu lalu, H Syahrul telah melantikan Fahmi sebagai Direktur Utama (Dirut) dan Irwandy Direktur PT Tanjungping Makmur Bersama (TMB) atau perusahaan BUMD Tanjungpinang

”Tiga nama calon Direktur Utama, Direktur Kepatuhan dan Ketua Dewan Pengawas, sudah ditangan OJK. Kita lagi menunggu siapa yang terpilih jadi Dirut BPR Bestari,” kata Muhammad Amin, Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Kota Tanjungpinang kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (27/9).

Kata dia, pemerintah daerah sudah mengirimkan tiga nama tersebut kira-kira satu bulan lalu. Artinya, hingga saat ini proses seleksi prekrutan calon Direktur Utama, Direktur Kepatuhan dan Ketua Dewan Pengawas (dari unsur pemerintah) PD BPR Bestari belum selesai.

Baca Juga :  Pemko Sediakan Hadiah Pawai Takbir

Pasalnya, kata Amin, proses seleksi tersebut masih dilakukan ke tingkat OJK yang memakan waktu satu hingga tiga bulan ke depan. Kata dia, hasil seleksi perkerutan calon Direktur Utama, Direktur Kepatuhan dan Ketua Dewan Pengawas PD BPR Bestari sudah selesai dilakukan di Tanjungpinang. Namun, proses prekrutan tersebut sampai ke OJK.

”Hasilnya di sini (Tanjungpinang, red) kita bawa ke OJK,” ucap dia.

Jadi, sambung dia, pihaknya hanya menunggu penentuan dari OJK. Apabila sudah keluar nama yang sudah ditentukan, maka tinggal melakukan pelantikan.

Baca Juga :  FPSS Harus Bisa Sejahterakan Masyarakat

”OJK yang menentukan. Saya tidak bisa memastikan kapan. Saya harap akhir tahun ini selesai. Karena sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) OJK itu memang memakan waktu yang lama memperoses perekrutan jabatan di BPR Bestari ini,” sebut dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here