Tiga Hari, 7 Pengedar Sabu Ditangkap

0
722
TUJUH orang pengedar narkoba jenis sabu-sabu dan barang buktinya saat periksa di ruangan Satnarkoba Polres Karimun.F-ALRION/tanjungpinang pos

Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Karimun mengamankan
pengedar narkoba jenis sabu-sabu dan tidak tanggung-tanggung jumlah tersangkanya sebanyak tujuh orang.

KARIMUN – Ketujuh tersangka pengedar narkoba itu, dua diantaranya merupaka karyawan PT Timah. Pihak Satres Narkoba mengamankan seluruh tersangka dari tempat yang berbeda-beda mulai Rabu (17/1) hingga Jumat (19/1).

”Semua terduga telah diamankan dan diperiksa unit penyidik dan mereka semua mengakui perbuatannya. Ini bukti komitmen kami, dalam mencegah peredaran narkoba dan pemakaian narkoba di wilayah hukum Polres Karimun,” kata AKP Nendra Madyatias, Kasatresnarkoba, Sabtu (20/1).

Baca Juga :  BI Beri Dukungan Kelompok Tani

Tersangka yang diamankan yakni Re (25), An (27), Ms (34), Th (27), Ra (30), Hk (35) dan Uhp (33). Penangkapan ke-7 orang pelaku, hasil pengembangan dari tempat berbeda. ”Re dan An menjadi dua pelaku yang diamankan terlebih dahulu pada Rabu (117/1). Dari keduanya, didapati barang bukti 1,80 gram, 1 paket sedang, 3 paket kecil narkoba jenis sabu-sabu di Desa Pangke, Meral Barat,” jelas Nendra.

Nendra melanjutkannya, dari keterangan keduanya dikembangkan dan kemudian pihaknya menangkap tersangka Ms di Kelurahan Sungai Raya, Meral. ”Dari Ms ini, kita temukan 12 paket sedang atau setelah ditimbang didapati sebanyak 6,78 gram sabu-sabu,” sebutnya.

Baca Juga :  Lestarikan Lomba Lampu Colok

Hasil pengembangan dan informasi dari Ms, pada Jumat (19/1) diamankan Th dan Rz dari perumahan Komplek PT Timah, Kundur dan keduanya tercatat sebagai pekerja di perusahaan tambang timah.

Menurut Nendra, keduanya pun mengaku masih ada teman lainnya yakni Hk dan Uhp yang juga diamakan dan memperoleh barang bukti 1 paket sabu. ”Total semua barang bukti yang sabu kurang lebih 17 paket. Saat dibekuk, tersangka tidak melakukan perlawanan selain pasrah memberikan keterangan yang ditanyakan,” tambah Nendra.

Nendra mengungkapkan, para pelaku akan dijerat dengan pasal 112 jo Pasal 114 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan di atas 1 tahun. ”Pengakuan para tersangka ini, masih akan dikembangkan untuk menemukan jaringan pemasok dan asal muasal keseluruhan dari barang bukti yang didapat,” katanya. (ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here