Tiga Kru Kapal Positif Narkoba

0
767
Test urine: Para kru kapal saat mengikuti test urne di Pelabuhan Serbintan Pura, Tanjungpinang, Selasa (20/6)F-RAYMON/TANJUNGPINANG POS

Jadi Ancaman Keselamatan Pemudik

Batam – Tiga kru maskapai penerbangan dan kapal yang ada di Batam positif narkoba. Kondisi itu diketahui setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepri, melakukan test urine terhadap kru pesawat dan ABK kapal untuk memastikan agar tidak ada petugas di kapal atau pesawat yang menggunakan alkohol atau narkoba saat arus mudik lebaran Idul Fitri.

Kabid Berantas BNNP Kepri, Bubung Pramiadi, Selasa (20/6) di Batam, mengungkapkan temuan mereka setelah melakukan tes serentak di pelabuhan dan bandara. Test itu dilakukan terhadap 400 kru sebagai sampel. Pemeriksaan terhadap kru dilakukan di Bandara Raja Haji Fisabillah Tanjungpinang, pelabuhan Sekupang Batam, Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Pelabuhan Karimun dan Bandara Hang Nadim, Batam. Hasil pemeriksaan BNN, dua ABK kapal di Pelabuhan Sekupang dan satu di Pelabuhan Karimun dinyatakan positif menggunakan ampetamin.

Baca Juga :  KPK dan Empat Kementerian Bahas Ranperda Pesisir

”Ketiganya diamankan untuk sementara, karena menggunakan ekstasi,” beber Bubung. Mereka dibawa langsung ke kantor BNN. BNN juga akan menyurati Kantor pelabuhan untuk tidak memberikan izin berlayar kepada kru yang positif. Untuk tindak lanjutnya akan kita kasih assesment dan kalau berat akan direhabilitasi.

”Selanjutnya, kru yang positif akan diberikan keterangan untuk menjalani rawat inap jika pengguna ringan. Sementara, yang pengguna berat atau sudah ketergantungan narkoba, akan direhabilitasi di Nongsa,” imbuh Bubung. Dijelaskan, BNNP Kepri mengambil sampel dari di Bandara Hang Nadim 100, Pelabuhan Sekupang Batam 100 sampel, Pelabuhan Sri Bintan Pura dan Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang 100 sampel.

Baca Juga :  PWI Gelar Baksos Bersama 15 Ormas dan Polres Tanjungpinang

”Dan Pelabuhan Karimun 100 sampel,” bebernya. Untuk melakukan test urine petugas BNN dibagi menjadi lima kelompok. Tiap tim, untuk bandara, diisi lima petugas BNN, satu petugas bandara, satu Direktorat Pengamanan Bandara, dan Kepolisian Kawasan Bandara.

”Setiap pesawat mendarat, langsung test urine,” jelasnya. Sementara, General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso menyambut baik kegiatan tersebut sehingga seluruh penerbangan bisa aman.  ”Kemenhub menekankan pada keselamatan penumpang. Jadi semua harus mematuhinya. Jangan sampai terjadi eksiden saat mudik tahun ini,” harapnya.(MARTUA-RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here