Tiga Pelabuhan Mangkrak

0
1204
Pelabuhan: Kondisi pelabuhan dompak f-

Tiga pelabuhan dibangun sejak 2010 dari APBN kini malah mangkrak. Pelabuhan Dompak untuk mengangkut penumpang, sedang Pelabuhan Tanjungmoco untuk bongkar muat kontainer untuk kebutuhan Pelabuhan Bebas Perdagangan Bebas Tanjungpinang. Dan, Pelabuhan Internasional Berakit di Bintan untuk penumpang. Semuanya belum dioperasikan.

Tanjungpinang – Untuk Pelabuhan Dompak pembangunanya menelan dana sebesar Rp 41 miliar dari APBN 2015. Kedua, Pelabuhan Tanjungmoco dirancang untuk pelabuhan kontainer. Pelabuhan ini dibagun dengan biaya Rp 60 miliar dari APBN .

Ke tiga, Pelabuhan Berakit yang sudah dibagun sejak 2010 dengan anggaran Rp10 miliar. Dana itu untuk pembangunan gedung induk dermaga dua lantai dan pembangunan ponton, dan pengaspalan.

lantas pelabuhan berakit itu di tahun 2011, dianggarkan lagi Rp 5 miliar untuk pembangunan dinding penahan gelombang dan penimbunan tanah. Lantas, pada 2012 dianggarkan lagi Rp 3,9 miliar untuk pembuatan taman interior gedung, instalasi air conditioner (AC), dan supervisi.

Baca Juga :  Posisi FTZ Tanjungpinang & FTZ Bintan Setara

Selanjutnya tahun 2014, pelabuhan berakit dapat Rp 33,1 miliar untuk pengerukan alur. Tahun 2015 masih dianggarkan Rp 7,6 miliar untuk rehabilitasi dan pembenahan ruangan.

Termasuk membuat pagar keliling, papan nama pelabuhan. Total keseluruhan biaya pelabuhan Berakit yang dibangun selama lima tahun menelan anggaran lebih dari Rp 60,5 miliar.

Tokoh masyarakat Kepri, Hengky Suryawan, sangat kecewa melihat tiga pelabuhan yang sudah dibangun dari dana APBN, sudah ratusan miliar tapi tidak bisa dimanfaatkan masyarakat.

”Saya sangat kecewa. Sebagai warga yang taat pajak, mestinya tiga pelabuhan itu sudah dioperasikan,” kata Hengky, kemarin.

Baca Juga :  Hujan Deras, Pohon Tumbang Nyaris Timpa Warung

Pengusaha pelayaran ini, membeberkan bila tiga pelabuhan sudah dioperasikan, ia yakin geliat ekonomi di Pulau Bintan khususnya terus membaik.

”Berapa perputaran uang kalau tiga pelabuhan itu dioperasikan. Saya juga binggung kenapa sudah dibangun miliaran tapi tak difungsikan,” tegasnya.

Ia minta, kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah, untuk mengoperasikan tiga pelabuhan. Termasuk pelabuhan kontainer Tanjungmoco di Dompak

”Pelabuhan bongkar muat di Batuenam saja, sudah antre panjang. Bongkar muat barang di pelabuhan itu cukup lama, kenapa tak dipindahkan ke Pelabuhan Tanjungmoco,” bebernya.

Ketua Walubi Kepri minta supaya Gubernur Kepri H Nurdin Basirun harus tegas agar pemerintah pusat mau menyerahkan aset tersebut. Bila aset sudah diserahkan ke Pemprov, ia yakin tiga pelabuhan itu sudah bisa dioperasikan.

Baca Juga :  Dongkrak Wisatawan, Disbudpar Ajak OPD Gelar Event

”Saya heran lagi, belum di operasikan tiga pelabuhan itu malah turun lagi anggaran untuk pemeliharaan,” bebernya.

Ke depanya, bila ada proyek pembangunan dari APBN yang dikerjakan di Kepri, baiknya pemerintah daerah mengawasinya.

”Ada pelabuhan internasional di Dompak tapi tidak difungsikan. Ada Pelabuhan Internasional Sribintan Pura tapi sarana dan prasananya belum memadai, termasuk lahan parkirnya,” tegasnya. Ia minta, kepada Dinas Perhubungan RI, untuk mengecek langsung kondisi tiga pelabuhan yang tidak pernah dioperasikan.(Abas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here