Tiga Pelaku Ditangkap Saat Mau Kabur

0
528
EKSPOS: Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Syansurizal saat ekspos penangkapan tiga pelaku pencabulan, kemarin. f-raymon/tanjungpinang pos

Cabuli ABG, Penjara 15 Tahun Menanti 

Belum sempat melarikan diri ke Jakarta, tiga pelaku pencabulan anak di bawah umur berhasil diringkus jajaran Polsek Tanjungpinang Timur di Bandara Raja Haji Fisabillah (RHF) Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – TIGA pelaku ditangkap saat check in tiket pesawat di Bandara RHF, tanggal 24 Mei lalu. Ketiga pelaku yang ditangkap berinisial AY (26), AN (19) dan RF (19). Ketiganya hendak kabur setelah mencabuli korban, Bunga (16), bukan nama sebenarnya tanggal 19 Mei lalu di Bukit Ganet Batu 14 dekat Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Orangtua korban kemudian melapor ke polisi, tanggal 22 Mei atau dua hari setelah kejadian itu. Awalnya korban takut menceritakan kejadian itu ke orangtuanya hingga beberapa hari baru dilaporkan ke polisi. Namun karena orangtuanya melihat korban selalu murung, akhirnya dipaksa untuk cerita. Korban pun menangis sejadi-jadinya dan akhirnya menceritakan kejadian memilukan itu.

Sontak saja orangtua korban langsung melapor ke polisi. Mendapat laporan itu, polisi langsung turun ke lapangan untuk mencari keberadaan ketiga pelaku. Belakangan diketahui, ketiga pelaku adalah buruh petani. Mereka berusaha kabur setelah mendapat kabar bahwa korban dan orangtuanya sudah melaporkan perbuatan mereka ke polisi.

Berdasarkan keterangan Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro melalui Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Syansurizal, penangkapan ketiga pelaku ini berdasarkan laporan orang tua korban atas kejadian pencabulan terhadap anaknya pada 22 Mei lalu. Atas laporan tersebut Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur melakukan penyelidikan terkait keberadaan para pelaku.

”Dalam penyelidikan, ketiga tersangka ini selalu berpindah-pindah tempat. Ketiga tersangka ini juga sempat hendak melarikan diri ke Jakarta,” katanya saat jumpa pers, Senin (5/6).

Kapolsek menyebutkan, atas informasi ketiga tersangka akan melarikan diri ke Jakarta maka dilakukan koordinasi dengan pihak Bandara RHF Kota Tanjungpinang. ”Para pelaku ditangkap pada saat akan check in pesawat,” sebutnya.

Menurutnya, awal kejadian pencabulan terjadi pada saat korban bersama pelaku AN dan AY hendak mengantar sepeda motor ke rumah bibinya yang berada di Jalan Ganet Batu 14. Pulang dari sana, pelaku AN mengajak korban untuk melakukan hubungan intim. Namun ajakan tersebut ditolak korban.

Tak kehilangan akal, AN langsung menarik tangan korban ke arah bukit itu. Rupanya, AY juga ingin mencabuli korban dan membantu AN. AY membekap mulut korban dan membawa ke atas bukit di Ganet. Keduanya lalu mencabuli wanita yang diketahui putus sekolah tersebut.

”Usai melakukan perbuatan pencabulan, korban diantar ke rumah temannya RF yang berada di Kawal dan korban kembali dicabuli oleh tersangka RF di sana,” jelasnya. Atas perbuatannya, ketiga tersangka mendekap di dalam sel Polsek Tanjungpinang Timur.

Kapolsek menyebutkan, untuk tersangka AY dan AN dijerat dengan pasal 81 ayat 1 UU RI No.35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI No.23 tahun 2002 dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara maksimal 15 tahun.
Sementara untuk tersangka RF dijerat dengan pasal 82 ayat 1 UU RI No.35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI No.23 tahun 2002 dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara maksimal 15 tahun.(RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here