Tiga Pemerintahan Rebutan Bangun Pulau Penyengat

0
504
Pulau penyengat: Gambar Pulau Penyengat difoto dari udara. Pulau bersejarah yang juga dikenal sebagai pulau maskawin ini kini menjadi destinasi wisata nasional. f-adly bara hanani / tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Tiga pemerintah yang akan melakukan pembenahan di Pulau Penyengat. Yakni pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, dan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang.

Pembenahan di tempat peninggalan sejarah budaya Melayu di Tanjungpinang ini akan menelan anggaran sebesar Rp 20 miliar.

”Biayanya Kisaran Rp 20 miliar lebih gitu,” kata Wali Kota (Wako) Tanjungpinang, H Lis Darmansyah kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (10/12).

Menurut Lis Darmansyah, Pemko Tanjungpinang sudah membuat perencanaan pembenahan Pulau Penyengat. Seperti contoh, Balai Adat dan tempat parkir di Pulau Penyengat akan ditangani oleh Pemprov Kepri.

Sedangkan, Pemko Tanjung nang sendiri, lanjut dia, melakukan pembenahan fasilitas jalan lingkungan yang ada di Pulau Penyengat tersebut. Pembenahan yang dilakukan adalah, pelebaran jalan di Pulau Penyengat.

Pelebaran jalan yang akan dilakukan Pemko Tanjungpinang, dari lebar jalan yang sudah ada hanya mencapai 3 meter menjadi 4 meter.

”Nanti, kita lihat kondisi di lapangan seperti apa. Sehingga jangan sampai terkena rumah masyarakat yang ada. Ini nanti ada juga APBN yang kita alihkan ke Pulau Penyengat. Sudah ada gambar desainnya,” ucap dia.

Jalan tersebut tak hanya dilebarkan saja. Tapi, dia berkeinginan, jalan tersebut memiliki suatu corak. Corak jalan yang diinginkannya, adalah melambangkan bahwa Pulau Penyengat merupakan pusat kebudayaan Melayu yang ada di Tanjungpinang.

”Tetap ada corak aslinya. Karena kita tidak ingin melepaskan dari budaya Melayu yang sudah ada,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here