Tiket Promo Datangkan 80 Ribu Wisman

0
538
Buralimar

BATAM – Program pariwisata dengan memberikan tiket promo bagi wisatawan mancanegara, berhasil mendatangkan 80 ribu, hingga saat ini. Tiket yang disiapkan ada sekitar 100 ribu tiket dari Malaysia dan Singapura, ke Batam. Diharapkan, hingga akhir Februari 2018 nanti, tiket promo itu akan mendatangkan 100 ribu Wisman.

Kepala Dinas Parawisata Kepri, Buralimar, Kamis (25/1) mengungkapkan capaian kedatanga wisman melalui tiket ferry yang didiskon. ”Yang terjual 50 ribu dari 100 ribu tiket ke Malaysia dan Singapura, sampai November 2017. Kemarin informasinya, kalau sampai Januari, sudah 80 ribu,” beber Buralimar.

Diakui, target mereka, pada akhir Februari nanti, tiket promos yang dimaksudkan untuk mendorong peningkatan kunjungan wisman lewat Singapura dan Malayisia. ”Yang mengelola penjualan tiket promoitu, Kemenpar dan beberapa operator kapal. Tapi dikelola satu EO, bekerjasama dengan hotel dan restoran,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kembangkan Wisata Libatkan Warga Lokal

Diakui, untuk tahun 2018 ini, target kunjungan wisman,, sekitar 2,025 juta wisman ke Kepri. Sementara dari pusat, ditargetkan jumlah wisman sekitar 2,4 juta. ”Mudah-mudahan target kita tercapai. Target nanti difinalkan, tapi sekitar itu. Belum 2,5 juta sampai 3 juta. Tidak sampai 200 ribu jiwa perbulan,” ujar Buralimar.

Untuk jumlah wisman tahun 2017, pihaknya belum dapat laporan. Namun jika capaian Desember sekitar 200 ribu, maka jumlah kunjungan wisman pada tahun 2017, bisa 2,1 juta. ”Karena November 1,84 jiwa,” harapnya.

Baca Juga :  Bajafas Hadirkan Desainer dan Musisi Jazz Nasional

Sementara untuk tahun 2018, pihaknya bisa mencapai target, karena di Kepri ada tiga pintu masuk. Pemerintah provinsi, kabupaten/kota dibantu swasta. Termaksud juga dibantu BP Batam yang menyiapkan agenda parawisata.

”Kita tidak sendirian. Kita dibantu industri parawisata. Kita komit, sama-sama meningkatkan parawisata. Dari BP juga akan membantu. Di Kepri, 110 agenda parawisata Kepri. BP ada sekitar 10 setidaknya,” ucapnya optimis.

Sementara untuk mendukung capaian target, diakui pemerintah pusat membanntu dana alokasi khusus untuk kabupaten/kota. Sementara untuk provinsi, ada dana dekon. Tapi jumlahnya dinilai kecil. DAK parawisata tidak ada untuk provinsi. Dana Dekon Rp 2 miliar untuk provinsi. Kita akan minta ke pusat agar ditambah. Karena target Kepri ketiga, harus mendapat tambahan yang proporsional dengan provinsi lain seperti Bali dan Jakarta.

Baca Juga :  Kaca Mobil Ketua Yayasan Toriqul Dihancurkan OTK

Sebelumnya, pada tahun 2017, Kementerian Parawisata menggelontorkan dana Rp15 miliar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam-Bintan-Tanjungpinang. Upaya dilakukan melalui program Hot Deals Crossborder. Menurut Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asean Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, program ini untuk mengisi kursi kapal feri yang banyak kosong di hari kerja (weekdays). ”Kemenpar bekerjasama operator kapal penyeberangan dari Batam-Bintan-Tanjungpinang ke Singapura dan Malaysia,” ujarnya.(mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here