Tim Formatur PSTS Akomodir Klub di Tpi

0
573
BENTUK PSTS: Tim formatur berfoto dengan Rida K Liamsi Ketua Pembina Manajemen Tanjungpinang Pos, wasit dan insan pecinta sepak bola, saat pembentukan PSTS. F-Adly/TANJUNGPINANG POS

Tanjungpinang – TIM formatur pembentukan pengurus Persatuan Sepakbola Tanjungpinang dan Sekitarnya (PSTS) sudah hampir menyelesaikan tugasnya, Senin (20/2) malam lalu. Tim formatur mengakomodir sejumlah pengurus klub dan wasit yang ada di Tanjungpinang.

Rapat tim formatur pembentukan pengurus PSTS Tanjungpinang dipimpin oleh Junaidi. Rapat ini dihadiri tim formatur lainnya seperti Endy Maulidi, Sunarno, Seviandy, Zakmi dan Agusnawarman.

”Dalam rapat awal tim formatur ini, Ketua Umum PSTS terpilih Teddy Jun Askara tidak bisa hadir, karena menunaikan ibadah umrah ke Mekah. Pak Jamhur Ismail dan satu tim formatur lainnya juga berhalangan hadir, ada tugas instansinya,” kata Junaidi, saat memimpin rapat.

Dalam rapat tim formatur, Junaidi kembali mengulas, PSTS adalah klub sepak bola yang sudah terdaftar di PSSI, untuk mengikuti kompetisi resmi.

Meski berbentuk klub, PSTS Tanjungpinang tetap mengakomodir pengurus-pengurus klub lain, yang belum masuk dalam liga nusantara (liga 3).

”Sesuai dengan misi kita, PSTS akan menjadi klub yang mengakomodir prestasi sepak bola anak lokal. Khususnya dari Tanjungpinang dan sekitarnya. Nah, untuk persiapan mengikuti liga nusantara 2017 yang diselenggarakan PSSI Kepri, makanya kita gesa pembentukan pengurus PSTS ini,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, belasan figur dari insan pecinta sepak bola, wasit, pelatih dan pengurus klub lain di Tanjungpinang turut diakomodir.

”Alhamdulillah, penyusunan pengurus ini mendapat respon positif. Selanjutnya kami koordinasikan dengan Asprov PSSI, baru diserahkan kepada Pak Rida K Liamsi, selaku ketua penasehat PSTS,” ungkap Junaidi.

Tim formatur belum menyelesaikan seluruhnya, dalam penetapan kepengurusan PSTS Tanjungpinang. Karena, masih ada jabatan seperti Sekretaris Umum dan Bendahara yang belum ditunjuk.

”Jabatan ini masih kita kosongkan, karena harus diserahkan kepada Teddy Jun Askara sebagai ketua umum terpilih. Jabatan inti ini harus orang yang bisa berkomunikasi langsung, dengan Ketum dan ketua harian,” jelas Endi Maulidi, tim formatur lainnya. (YUSRFEYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here