Tim Gabungan Sikat Penambang Ilegal di Bintan

0
128
KAPOLRES Bintan AKBP Bambang Sugihartono dan tim gabungan menyita mesin sedot tambang pasir ilegal, di Kecamatan Gunung Kijang.

BINTAN – Akhirnya, Polres Bintan bersama tim gabungan lainnya menyapu bersih (sikat) penambang pasir ilegal, pada saat razia di Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (28/7) kemarin. Hanya saja, dari sejumlah lokasi tambang pasir darat tanpa izin itu, cuma seorang pelaku yang berhasil diamankan.

Aksi penertiban tambang pasir ilegal di Kecamatan Gunung Kijang dan Bintan Timur ini dipimpin Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono. Kapolres Bintan melakukan penertiban, karena kesal dengan aktivitas tambang pasir ilegal, yang telah meresahkan masyarakat dan merusak alam. Justru itu,

Kapolres membentuk tim gabungan bersama instansi terkait, untuk melakukan penertiban aktivitas tambang pasir ilegal, Senin kemarin. Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono SIK MM menyampaikan, penertiban aktivitas tambang pasir ilegal di wilayah Kabupaten Bintan ini dilakukan, sebagai tindak lanjut dari pengaduan masyarakat, dan tokoh masyarakat terkait maraknya penambangan pasir ilegal. Serta terjadi perselisihan di lokasi tambang ilegal. Terutama di daerah Galang Batang, sekitar kantor Nikoi Island, dan Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang. Serta di Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur.

Baca Juga :  Nurdin Ditantang Berkunjung ke Mapur

”Kita menindaklanjuti dan koordinasi dengan instansi terkait, soal ini. Sehingga kita turun dan melihat langsung ke lapangan, dari pagi hingga malam hari,” ujar Bambang Sugihartono, di sela penertiban tambang pasir ilegal di Kecamatan Gunung Kijang.

Kapolres menerangkan, pada saat sidak atau razia, tim gabungan penertiban tambang pasir ilegal dibentuk, dan dibagi di empat titik. Di Galang Batang, sekitar daerah Nikoi Island Kelurahan Kawal, Malang Rapat dan Teluk bakau, serta Gunung Lengkuas.

Pada saat aksi penertiban, tim gabungan berhasil mengamankan seorang pelaku yang diduga penambang pasir berinisial Z (48), tinggal di jalan Musi RT/01/ RW03, Kampung Purwodadi Keluragan Sungai Lekop, Kecamatan Bintan Timur. Dari empat lokasi tambang tersebut turut disita 16 unit mesin dompeng penyedot pasir, 5 unit mesin pompa air, 2 unit eskapator dan 1 unit mesin genset.

Baca Juga :  Ananda-Felisha Dinobatkan sebagai Ikon Putri Gemilang 2018

”Serta pipa paralon yang berhasil kita amankan. San saat ini, tersangka dan barang bukti kita amankan di Mapolres Bintan, untuk dilakukan pemeriksaan dan proses selanjutnya. Penertiban ini kami lakukan, untuk memberikan efek jera kepada pelaku tambang ilegal tersebut,” tegas Bambang Pasir.

Dalam aksi penertiban itu turut serta Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Agus Hasanudin SH SIK, Dansub Denpom I/6 – 1 Tanjungpinang Kapten Cpm Yunasril, Kabit Trantibum Satpol PP Bintan Tabrani, Ba Pamvif Sat Pom Lanud RHF Tanjungpinang Serka Suparjo, Litkrim Pom Lantamal IV Tanjungpinang Sudihartoyo.

Baca Juga :  Ada Surat Alas Hak Tanah yang Tak Bisa Diproses

Selain itu, turut berpartisipasi Kasi Teknik dan Lingkungan Dinas Pertambangan dan ESDM Kepri Reza Mujamil Jupri, Koordinator Inspektur Tambang Kementrian ESDM RI Sastro Purba, Kasi Penegakan Hukum DLH Bintan Roki SH dan personel gabungan Polres Bintan, TNI AD, TNI AL, TNI AU, Satpol PP Bintan, serta OPD terkait lainnya. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here