Tim Gabungan Temukan Banyak Barang Kedaluwarsa

0
328
TIM gabungan meninjau gudang dan toko penjual makanan dan obat di Anambas. f-indra gunawan/tanjungpinang pos

Setelah melakukan peninjauan di lapangan tim gabungan berhasil menark dan akan memusnahkan ratusan obat dan makanan yang sudah kedaluwarsa di sejumlah gudang di Tarempa.

ANAMBAS – Tim Gabungan tediri dari Balai Pusat Pemeriksaan Obat dan Makanan (BPOM) Batam yang menggandeng Disperindag Provinsi Kepri, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Tidak tanggung-tanggung, banyak obat dan makanan yang ditarik. Lebih dari tiga tossa (kendaraan roda tiga) dan masih banyak yang dimusnahkan di tempat.

”Semua jenis obat dan makanan mulai dari kosmetik, obat-obatan dan makanan yang kedaluwarsa ditarik dan dimusnahkan,” ungkap Kepala Seksi Pemeriksaan Balai POM Batam, Muhammad Rafki kepada wartawan, kemarin.

Dirinya menjelaskan, operasi yang dilakukan tersebut dalam rangka pengawasan obat dan makanan menjelang Natal dan Tahun Baru 2019. ”Dilaksanakan secara nasional,” ungkapnya lagi. Ia belum bisa menyebutkan berapa jumlah pasti item obat dan makanan yang sudah dimusnahkan karena saat ini masih direkap. ”Jumlah pasti belum tahu karena masih direkap,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kepulauan Anambas, Usman mengatakan pihaknya juga tidak merekap hasil operasi tersebut karena bidang BPOM Batam. Pihaknya masih menunggu hasil rekapan termasuk rekomendasi dari BPOM Batam.

”Kita masih menunggu hasil rekapan dan berita acara pemusnahan dari BPOM dan rekomendasinya,” ungkapnya.

Staff DKUMPP Anambas, Dwi Arief Laksono menuturkan, pemeriksaan sudah dilakukan sejak, Selasa 27 November hingga Jumat 4 Desember lalu. Setelah itu akan dimusnahkan di belakang Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu) yang berlokasi di Batu Tambun Desa Tarempa Selatan. (INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here