Tim IPB Berhasil Juara Pertama

0
490
PARA peserta foto bersama usai menerima sertifikat di ajang lomba esai yang digelar BEM KM UMRAH di kampusnya di Dompak, tanggal 1-3 Juni 2018. f-istimewa

Lomba Ajang Esai Nasional UMRAH 2018

Tim dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Indomora Naibaho berhasil menjadi juara pertama lomba esai nasional yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (BEM KM-UMRAH) Tanjungpinang.

DOMPAK – PULUHAN mahasiswa yang berasal dari berbagai kampus seluruh Indonesia antusias mengikuti lomba tersebut. Kegiatan yang mengusung tema ‘Arah Pembangunan Sektor Maritim Provinsi Kepulauan Riau Sebagai Miniatur Indonesia’ ini dilaksanakan di Gedung Auditorium Dompak, selama tiga hari.

Desma selaku ketua panitia menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan ajang lomba nasional perdana yang dilaksanakan oleh BEM KM UMRAH. ”Ini merupakan ajang lomba perdana kami. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sangat luar biasa gembira mulai dari konsep inovasi sampai pada pemaparan para peserta. Saya ucapkan terimakasih kepada rekanrekan yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujarnya, kemarin.

Peserta lomba esai tersebut berasal dari berbagai kampus di Indonesia diantaranya Institut Pertanian Bogor (IPB) sebanyak tiga tim, Universitas Mataram (UNRAM) satu tim, Universitas Gajah Mada (UGM) satu tim. Dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dua tim, Universitas Negeri Semarang (UNNES) dua tim, Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA Riau) dua tim, Universitas Sumatera Utara (USU) satu tim, Universitas Maritim Raja Ali haji (UMRAH) satu tim.

Indomora Naibaho menang dengan esai yang mengusung tema ‘Fishcolla Healthy Drink’ berbasis collagen mikrobiologi dari hasil samping perikanan untuk meningkatkan kesehatan. Kemudian disusul delegasi dari Universitas Mataram sebagai juara dua yaitu Muhammad Sya’roni Mujahidin dan Muhammad Gaibi Rahman dengan judul esai ‘Mesin Stirling untuk Pengganti Mesin Tempel Perahu Nelayan Sebagai Solusi Cerdas Inovasi Teknologi Mesin Ramah Lingkungan’.

Juara tiga diraih Ahmad Fajar Maulana dari Universitas Gajah Mada dengan judul esai ‘Sea-LAU Aplikasi Pemetaan (mapping) Sebagai Upaya Monitoring Terhadap Kelayakan Destinasi Wisata dengan Teknologi Smart Drone di Daerah Kepulauan Riau’. Dalam testimoninya, Indomora Naibaho selaku juara pertama menyampaikan acara ini merupakan salah satu ajang yang bisa menyatukan mahasiswa di seluruh Indonesia untuk dapat berkumpul, berpikir bersama.

”Acara ini sangat enjoy, cukup bergengsi dan panitia yang menyelenggarakan sangat lah baik dan membantu. Mahasiswa Indonesia dapat berkumpul dan berpikir serta memecahkan masalah untuk Provinsi Kepri ini. Semoga tahun depan acara ini dapat berlanjut,” ucapnya.

Friska Ruth Dina Sitorus yang merupakan Menteri Pengembangan Prestasi BEM KM UMRAH juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud konkrit BEM KM UMRAH dalam mewujudkan visi kampus yaitu menjadi pusat unggulan riset dan budaya maritim yang berdaya saing internasional pada tahun 2040.

”Kami melihat banyak sekali potensi sumber daya alam di Provinsi Kepri dengan kondisi geografis yang terdiri dari 96 persen wilayah lautan. Tentu dari segi pengelolaannya harus punya strategi sendiri karena berbeda dengan wilayah daratan yang lainnya,” jelasnya.

Sebagai mahasiswa UMRAH yang merupakan satu-satunya universitas negeri berbasis kemaritiman di Indonesia, pihaknya mencoba untuk memberikan kontribusi kepada kampus dan juga daerah dengan memfokuskan tema ke arah pembangunan sektor kemaritiman Kepri di dalam kegiatan nasional ini. ”Semoga dapat membantu proses pembangunan di Kepri,” katanya seraya mengatakan, acara diadakan tanggal 1-3 Juni 2018.(adly bara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here