Tim Pengawas Pantai Trikora Banjir Pujian

0
717
PENANGANAN MEDIS: Korban terseret arus ombak pantai Trikora, diberikan penanganan medis, usai diselamatkan petugas Pos Pengamanan, Minggu (31/12) sore lalu.F-yendi/TANJUNGPINANG POS

Selamatkan Lima Korban Terseret Ombak

TRIKORA – Lima pemuda dan pelajar itu berhasil diselamatkan oleh tim petugas Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru Lima, saat terseret arus ombak, pada puncak liburan menyambut Tahun Baru 2018, Minggu (31/12) lalu. Kecelakaan ini terjadi di pantai timur Trikora, Kabupaten Bintan.

Kecelakaan di laut itu awalnya terjadi sekitar pukul 11.00. Saat itu Yandra (24) dan Nano warga Lobam, Kecamatan Srikuala Lobam sedang asyik berenang bersama tiga orang temannya. Tiba tiba Yandra terseret ombak. Pengunjung lainnya Nano melihat kejadian itu, langsung mencoba menolong. Tapi saat ingin menyelamatkan Yandra, justru Nano keram dan ikut tenggelam.

Dari bibir pantai, seorang pengunjung melihat kejadian itu, dan langsung memberi informasi ke petugas Pos Pengamanan. Anggota Polri dan petugas lainnya menuju TKP serta memberikan pertolongan. Dua pengunjung ini selamat.

Baca Juga :  Pedagang Tahu Toapaya Ditertibkan Satpol PP

Sekitar empat jam kemudian, giliran tiga orang pelajar terseret ombak di kawasan Resort Serumpun Padi Emas, Km 54 pantai Trikora. Sekitar pukul 15.40, Sutra Dwi Pangga (17) warga Tanjungpinang bersama Yufirman (17) dan Angil Surya Laksmana dari Kijang, juga asyik berenang. Tiba-tiba, tiga pelajar ini diseret ombak.

Tiga pelajar ini menikmati puncak liburan sekolah, bersama lima orang rekan lainnya. Ketika berenang, tiba-tiba Sutra Dwi Pangga lemas, akibat diseret ombak. Melihat diseret Sutra ombak, Angil dan Yufirman mencoba untuk menolong. Namun dua pelajar ini ikut terseret ombak. Rekan lainnya melaporkan ke petugas pelayanan Pos Pengamanan Natala dan Tahun Baru, di kawasan tersebut.

Baca Juga :  PMD Fasilitasi BUMDes Sektor Peternakan

”Setelah berhasil menyelamatkan korban, tim langsung membawa korban ke Puskesmas Kawal, guna memberikan pertolongan medis,” jelas AKBP Boy Herlambang, Kapolres Bintan.

Tiga pelajar ini berhasil diselamatkan, meski Yufirman sempat menjalani masa kritis, karena terlalu banyak air laut yang terminum korban.

Kapolres mengimbau kepada seluruh masyarakat pengunjung pantai dan tempat wisata di Bintan, selalu waspada dan hatihati. Terutama bagi pengunjung yang berenang. Karena saat ini cuaca buruk, dengan ombak besar.

Selain menempatkan sejumlah personel kepolisian, pihak Basarnas, BPBD, Tagana dan masyarakat juga menugaskan beberapa anggota di titik rawan kecelakaan laut. Polres Bintan melalui Satpolair menurunkan 12 personel, untuk mengawasi langsung kondisi pantai yang rawan dan ramai pengunjung.

Baca Juga :  Bintan Terima Tiga Disabilitas Jadi CPNS

AKP Norman, Kasatpolair Polres Bintan menjelaskan, beberapa titik seperti di Tanjunguban, Tanjung Berakit, Pengudang, Trikora dan Bintan Timur diturunkan tim khusus dari satuannya, untuk mengawasi langsung kondisi perairan.

”Setiap titik kami turunkan 2 anggota, dengan peralatan lengkap. Untuk membantu tim pengamanan dan penyelematan yang sudah ada,” tambahnya. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here