Tim Saber OTT Pendor PLN

0
568
Pendor PLN Anambas dan pegawai outsourcing PLN Anambas OTT. f-Indra Gunawan/tanjungpinang pos

ANAMBAS – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Anambas melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada Muhamad Amir karyawan PT Dredolf Biro Pembangkit Listrik PLN Anambas selaku pendor.

Selain itu, Ida Lela yang merupakan Pegawai outsourcing PLN Anambas yang diduga ikut melakukan pungutan liar. Mereka diduga meminta biaya pemasangan daya baru listrik diatas ketentuan.

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Junoto SIK mengatakan, anggota Unit Penindakan, UPP KKA melakukan pengecekan ke lapangan karena adanya informasi dari masyarakat terkait tindakan menaikan biaya pemasangan daya baru diatasi wajar. Kejadian tersebut, Senin (26/11) sekitar Pukul 09.00 WIB.

“Mendengar informasi ini selanjutnya Tim Saber Pungli melakukan pengamatan dan undercover terhadap terduga pelaku,” ujarnya.

Ia menuturkan, tim melihat terduga pelaku sedang menerima uang dari Aidhi yang berada di TKP.

Lanjut Junoto, Tim Saber Pungli langsung bergerak untuk melakukan OTT terhadap terduga pelaku menerima uang dari masyarakat tersebut yang melakukan pengurusan pemasangan daya baru listrik.

Sesuai informasi yang diterima, Aidhi akan memasang daya baru listrik 6 ampere, biaya yang dikenakan senilai Rp. 2,8 juta. Biaya itu, lebih dari dua kali lipat bila dibandingkan seharunya hanya Rp 1,3 juta.

Selanjut kedua terduga pelaku dibawa Ke Polres Anambas untuk dilakukan pemeriksaan.

“Adapun barang yang berhasil diamankan antara lain yakni satu unit CPU Merk Samsung Warna Hitam Code 24C, satu unit monitor computer merk Compag Warna Hitam, satu buah keyboard computere merk Compag, 111 dokumen arsip Induk langganan.

Selain itu, ada 64 dokumen pengajuan pemasangan Listrik. 56 lembar uang pecahan Rp.50.000.

Dugaan pelaku Melanggar Pasal : Pasal 378 dan/atau pasal 368 K.U.H.Pidana Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 K.U.H. Pidana Dengan ancaman hukuman empat)l tahun penjara dan atau ancaman hukuman sembilan tahun penjara. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here