Tim Sukses Rahma Lapor ke KPU RI

0
359
Ade Angga

TANJUNGPINANG – Ketua tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang nomor urut 1 Syahrul-Rahma, Ade Angga mengaku kecewa kepada Pj Walikota Tanjungpinang, Raja Ariza. Karena, Raja Ariza telah mengembalikan surat pengunduran Rahma lagi ke DPRD Kota Tanjungpinang. Angga menuding tidak memiliki dasar hukum yang tepat, kalau berkas Rahma dikembalikan ke DPRD Tanjungpinang.

Sambung Angga, pemerintah hanya melihat serta merujuk ke proses Pergantian Antar Waktu (PAW) saja, bukan ke pemberhentian Rahma sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang. ”Saya sangat sesalkan kenapa dikembalikan lagi ke dewan,” tegasnya, kemarin.

Kata dia, dalam waktu dekat, pihaknya akan membuat laporan ke KPU RI dan Bawaslu RI terkait surat pemberhentian Rahma yang belum diterimanya. Karena semua ini, kata dia, sebetulnya peran KPU Kota Tanjungpinang untuk menindak lanjuti permasalahan tersebut.

”Tapi, nyatanya tidak ada peran KPU Pinang untuk menegur pemerintah terhadap surat pemberhentian Bu Rahma. Ini Bu Rahma sedang melapor ke Ombudsman RI perwakilan Provinsi Kepri,” sebut dia.

Kata dia, Rahma saat ini sedang menunggu surat pemberhentian sebagai anggota DPRD Kota Tanjungpinang dari Pemprov Kepri. Ia sudah mengajukan surat pernyataan pengunduran diri dari anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

Surat pengunduran diri yang ditandatangani diatas materai 6000, sudah dikirim ke DPRD Kota Tanjungpinang, Walikota Tanjungpinang dalam hal ini Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang dan Pemprov Kepri.

”Kami hanya sifatnya menunggu (surat pemberhentian Rahma sebagai Anggota DPRD dari Pemprov Kepri, red) saja,” kata Ade Angga kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (24/4).

Karena menurut Ade Angga, berdasarkan aturan yang tertuang di MD3, PKPU Nomor 3 tahun 2017 dan PKPU Nomor 6, Calon Wakil Walikota Tanjungpinang nomor urut 1, Rahma sudah memenuhi syarat pengunduran diri dari Anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

Ditambah lagi, kata Ade, adanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 706/KPU/X/2015 yang salah satu poinnya berisi, calon yang terganjal masalah administratif, namun beritikad baik untuk memenuhi syarat pencalonan, dimungkinkan untuk maju. ”Kita ada bukti serta invoice dari surat yang telah di kirim bu Rahma. Baik itu ke DPRD, Walikota hingga Pemprov Kepri,” tegas dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here