Timbangan Seluruh Pedagang Ditera

0
36
Petugas UPTD Metrologi Legal Tanjungpinang saat memeriksa timbangan di Pasar Bestari, Bincen. kemarin. F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Akurasi timbangan milik pedagang Pasar Bestari Bintancentre (Bincen) diperiksa (tera) ulang oleh pemerintah. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Legal Tanjungpinang yang melakukan tera ulang timbangan milik pedagang pasar dilakukan pada Senin (27/8) di Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang.

Pemeriksaan timbangan atau tera ulang timbangan ini akan berlangsung selama empat hari terhitung sejak Senin (27/8) sampai berakhir Kamis (30/8). Pemeriksaanya dilakukan dari pukul 9.00WIB sampai dengan pukul 15.00WIB selama empat hari.

Kepala UPTD Metrologi Legal Tanjungpinang, Djoko Soesilo mengatakan, antusias pedagang Pasar Bestari Bincen sangat luar biasa untuk melakukan tera ulang timbangan miliknya. Pasalnya, tera ulang timbangan milik para pedagang hukumnya wajib dilakukan. Selain itu, kesadaran untuk memeriksa timbangan ini untuk meningkatkan kepercayaan pembeli kepada pedagang.

”Kita lakukan tera ulang timbangan milik pedagang setiap satu tahun sekali. Ini sebagai upaya mencegah adanya kecurangan dan konsumen tidak dirugikan,” kata Djoko Soesilo kepada Tanjungpinang Pos di sela tera ulang timbangan milik pedagang pasar di Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang, Senin (27/8).

Sebelumnya, lanjut Djoko, UPTD Metrologi Legal Tanjungpinang sudah melakukan tera ulang timbangan milik pedagang Pasar Baru I, Pasar Baru II dan Pasar Potong Lembu. Kurang lebih tiga minggu, petugas UPTD Metrologi Legal Tanjungpinang sudah melakukan tera ulang timbangan milik pedagang sekitar 800 timbangan.

Kondisi tersebut terjadi peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya (2017, red) hanya sekitaran 300 sampai 400 timbangan milik pedagang pasar yang melakukan tera ulang. ”Alhamdulillah meningkat yang melakukan tera ulang timbangan,” ucap syukurnya.

Retribusi tera ulang timbangan yang diterapkan UPTD Metrologi Legal Tanjungpinang berdasarkan Perda Nomor 5 Tahun 2012 tentang redtribusi jasa umum.

Pedagang maupun masyarakat yang memiliki timbangan dengan kapasitas dibawah 30 kilogram ke bawah hanya dikenakan redtribusi sebesar Rp 4 ribu per timbangan. Sedangkan, timbangan dengan kapasitas diatas 30 kilogram sampai dengan 100 kilogram, masyarakat baru membayar redtribusi sebesar Rp 5 ribu per timbangan.

”Timbangan yang berkapasitas 100 kilogram ke atas, kita kenakan redtribusi sekitar Rp 6 ribu per timbangan. Alhamdulillah, tidak memberatkan masyarakat,” terang dia.

Selain itu, masih kata Djoko, petugas UPTD Metrologi Legal Tanjungpinang akan melakukan tera ulang timbangan yang digunakan masyarakat di warung maupun di toko berada di 18 kelurahan se-Kota Tanjungpinang. Karena pihaknya akan membuat posko tera ulang timbangan di masing-masing kantor kelurahan secara bergilir sesuai jadwal nantinya.

Misalnya, dua hari di Kantor Kelurahan Sungai Jang. Di tiga hari berikutnya petugas UPTD Metrologi Legal Tanjungpinang melakukan tera ulang di wilayah Kelurahan Batu IX dan sebagainya. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here