Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

0
165
Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma menyerahkan SK Walikota tentang Dewan dan tim Smart City beberapa waktu lalu. f-istimewa

MBS. Walikota daan bupati mesti meningkatkan kualiats layanan untuk masyarakat. Jangan sampai bertele-tele dan menghabiskan waktu untuk antri. banyak kegiatan yang lain yang harus kami lakukan yang habis hanya untuk antri dalam mendapatkan layanan pemerintah untuk amsyarakat. Baik di RSUD, admionistrasi kependudukan maupun di perizinan. DPRD juga harus mesti terus menggunakan fungsi kontrol dan pengawasanya agar kinerjua pemeritahan terus membaik.
08117776750

Pegawai Sering Salah Ketik
Mbs
Bapak walikota Tanjungpinang yang terhormat. tolong disetiap bagian pelayanan yang berhubungan langsung ke masyarakat kualiats layananya diperbaiki. Jangan suka salah ketik posisi, nama, jabatan dan yang lainnya.
085835830583

TANGGAPAN:
Pemko Tanjungpinang akan terus berupaya memperbaiki layanan pemerintahan untuk kemakmuran masyarakat. Satu persatyu kita benahi. Apalagi saat ini Tanjungpianng ditunjuk dan amsuk 100 kota smartcity di Indonesia. Artinya, berbagai sistem yang akan kita gunakan akan menggunakan teknologi. Ini akan membantu kita mendorong meningkatkan kualitas pelayanan menjadi lebih cepat dan lebih mudah. Untuk di Kepri Hanya Tanjungpinang yang dipilih dan diindonesia ada 100 kabupaten kota yang ditujuk sebagai percontohan. Untuk merealisasikan sistem ini, kita sudah bentuk timnya dan sudah ada SK dewan SmartCity yang dikeluarkan walikota.

Konsem peningkatan pelayanan ini meliputi banyak aspek, seperti smart governance, smart people, smart living, smart mobility, smart economy bahkan smart environment.

Smart city ini akan bermanfaat untuk seluruh masyarakat sehingga warga bisa mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Dengan smart city, data disajikan dengan lebih transparan.

Tujuan smart city adalah untuk meningkatkan partisipasi warga seperti membuat data, aplikasi, memberikan masukan, dan memberikan kritikan. Sehingga, kota ini menjadi kota yang pintar karena melibatkan warganya, melibatkan pemerintahnya, kekuasaannya, uangnya, dan ruangannya untuk menjadikan semua menjadi lebih mudah dah lebih murah dan tranfaran.

Beberapa dinas di Tanjungpinang sudah melakukan berbagai programnya dengan menggunakan sistem online. Akan ada tahapan-tahapan dan pelatihan serta arahan dari Kementerian Komunikasi sebagai panduan untuk mewujudkan Tanjungpinang Smart City.

Semua akan mengintergrasikan menjadi satu layanan modern. Ada sistem komunikasi tentang layanan air, listrik, gedung serta akses transportasi dan layanan kesehatan serta layanan lain untuk masyarakat. Bahkan, dapat menghubungkan infrastuktur fisik, sosial kemasyarakatan. Tujuannya agar membuat kota menjadi lebih maju.

DI Tanjungpinang sesuai SK walikota, ada 130 orang anggota smart city yang antara lain beranggotakan pimpinan perguruan tinggi, FKPD dan organisasi organisasi serta instansi lain.

Ketua pelaksanaan smartcity, dipimpin kepala Bapelitbang Kota Tanjungpinang. Insyaallah, pada Oktober mendatang, masterplant smart city sudah siap, hingga akan dijadikan acuan dalam penerapannya.

Progresnya, di Pemko Tanjungpinang sudah sebagian menerapkan layanan smart city. Jadi progres sudah ada sesuai dengan semangat kita untuk mewujudkan harapan itu. Di Bapelitbang ada e-planning di dinas lain ada e-budgeting, BPHTB online, typingbox dan beberapa sistem layanan lainnya, termasuk di Diskominfo yang sudah memiliki website dan portal yang terus dikembangkan sekaligus untuk menyosiaisasikan semua program.

Rencananya juga ada e-Puskesmas, e-farmasi, pendaftaran rawat inap bahkan layanan untuk mengecek dokter yang standby atau piket sertalayanan pengaduan dengan sistem online.

Selama ini sering kita dengar oasien tidak bisa dirawat karena ruang rawat penuh. Dengan sistem online pasien bisa memilih rumah sakit yang tersedia ruang rawatnya.

Gerakan nenuju 100 Smart City merupakan program Kementeerian Kominfo bekerjasama dengan Kemendagri, Kemenkeu, Kementrian PPN/Bappenas, Kementrian PUPR, Kementrian PAN & RB dan Kantor Staf Presiden yang ditujukan untuk memaksimalkan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam ekosistem Smart City.

Kota Tanjungpinang juga menyampaikan rencana pengembangan smart city yang akan membangun infrastruktur yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan pelayanan yang direncanakan hingga 20 tahun kedepan, menyusun tata kelola pengembangan e-government atau penyusunan rencana strategis teknologi informasi dan komunikasi.

Pemko dalam hal ini juga akan menyusun regulasi untuk dukung layanan publik yang sudah berjalan, membuat manajemen pelaksanaan blueprint pengembangan SDM, pembuatan public hearing, penguatan PPID dan memberikan layanan aspirasi rakyat yang digunakan untuk pengambilan keputusan sehingga perlu diintegrasikan ke layanan program kerja pemerintah daerah.

Hj. Rahma
Wakil Walikota Tanjungpinang,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here