TKA Ilegal Marak, Disnaker Kecolongan

0
480
Demo pekerja: Pekerja salah satu perusahaan saat demo minta pembayaran upah beberapa waktu lalu. f-dokumen/tanjungpinang pos

KARIMUN – Tertangkapnya 8 orang pekerja berkewarganegaraan Thailand oleh pihak Imigrasi kelas II Tanjung Balai Karimun, menjadi tamparan keras terhadap Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Karimun. Disanaker dianggap lalai melakukan pengawasan tenaga kerja di setiap perusahaan.

”Kami harap, Pak Bupati Karimun memanggil eksKadisnaker Karimun, Ir Rufindi Alamsyah yang sekarang menjabat sebagai Kadis Perikanan dan Kelautan (DKP) Karimun. Mesti digali kenapa lalai dan membiarkan ratusan juta uang rupiah yang seharusnya dibayarkan kepada kas daerah oleh pekerja asing tersebut menjadi hilang karena tidak dibayar,” kata Pemerhati Kinerja Aparatur Daerah, Karimun, Abizar.

Menurutnya, pihaknya sudah berkali kali mengingatkan agar Disnaker Karimun turun mengawasi Tenaga Kerja Asing (TKA) di kapal isap produksi (KIP) yang diduga milik PT Timah Unit Kundur dan PT Karimun Mining. Kapal kapal ini beroperasi di perairan Kabupaten Karimun.

”Untuk mengetahui apakah pekerja asing bekerja sesuai dengan prosedur atau tidak, ya harus dengan melakukan pengecekan di lapangan,” kata Abizar. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here