Toilet Pelabuhan Internasional Tak Ada Air

0
657
DIBENAHI: Warga berharap Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun dibenahi. F-ALRION/TANJUNGPINANG POS

KARIMUN – MASYARAKAT Karimun yang berpergian ke luar negeri melalui pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun keluhkan pelayanan serta fasilitas standar yang ada di pelabuhan tersebut.

Penumpang yang berasal dari Karimun Yadi mengatakan, pas penumpang bagi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk sekali berangkat ke luar negeri Rp 30 ribu dan untuk warga asing Rp 60 ribu sekali berangkat. Namun, besaran biaya pas pelabuhan tersebut tidak sesuai fasilitas yang ada pada pelabuhan.

”Untuk sekelas pelabuhan internasional Karimun, tidak memiliki toilet yang memadai dan lebih parahnya tidak ada air,” ujar Yadi, Minggu (4/6). Menurutnya, toilet di terminal penumpang merupakan kebutuhan pelayanan yang mendasar untuk penumpang. Tidak hanya soal air, namun lampu yang ada di pelabuhan juga beberapa tidak hidup dan tanpa diganti.

”Seharusnya gerbang masuk Karimun itu seperti pelabuhan terang benderang, dan megah ketika malam oleh hiasan lampu. Kini gelap gulita,” sebutnya.
Yadi sangat menyayangkan, jika pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun terkesan tidak dirawat. Padahal, pengguna di pelabuhan tersebut bukan saja warga lokal, tapi tentu saja dari negara tetangga.

Ia menyarankan PT Pelindo I di Tanjungbalai Karimun dan pihak BUP Karimun untuk duduk bersama membahas keluhan penumpang Internasional sekaligus membahas dengan segera agar memperbaiki fasilitas yang dikehendaki masyarakat.

”Pelabuhan Internasional adalah bagian dari wajah Karimun. Bagaimana mendatangkan wisatawan ke Karimun, kalau fasilitas dipelabuhan tidak dibenahi dan jauh dari kata indah. Segeralah perbaiki agar nyaman,” tegasnya.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here