Toko Emas Dibobol Pakai Tabung Oksigen

0
883
OLAH TKP: Personel Satreskrim saat memeriksa Toko emas Naura yang dibobol, Kamis (13/4) di Pasar Puan Maimun.F-ALRION/tanjungpinang pos

KARIMUN – Pihak Polres Karimun masih menyelidiki pelaku pembobolan Toko Emas Naura di Blok A No.48 lantai dasar Pasar Puan Maimun yang terjadi Kamis (13/4) pagi.

Pada kejadian tersebut, berbagai jenis berhiasan dalam bentuk emas, perak serta batu mulia yang ada di dalam berangkas berhasil dibawa kabur pelaku.

”Kami dapat laporan korban bahwa toko mas telah dibobol maling dan saat ini kami masih menyelidikinya,” ujar AKP Dwihatmoko, Kasat Reskrim Polres Karimun, Sabtu (15/4).

Dari hasil pemerikaan di tempat kejadian Kamis (13/4) lalu, pelaku piperkirakan lebih dari satu orang dan dilakukan pada malam hari.

Baca Juga :  Anwar Hasyim Hadiri Peringatan Harkanas 2019

”Kami temukan bekas di dinding berangkas besi sebelah kiri telah rusak. Selain itu, kita juga menemukan menemukan tabung gas 12 Kg dan tabung oksigen kecil,” sebut Dwihatmoko.

Menurutnya, tabung gas dan tabung oksigen yang ditinggalkan pelaku di dalam toko emas tersebut digunakan untuk merusak berangkas besi.

Termasuk palu besi yang digunakan untuk memecahkan dinding berangkas yang dilapisi dengan semen.

Kasus ini masih dalam penyelidikan dan pihaknya sedang meminta keterangan beberapa saksi.

Pemilik Toko Mas Naura Novri Mulyadi menyebutkan, dia mengetahui kalau toko mas telah dibobol maling pada paginya.

Baca Juga :  Pemkab Salurkan Bantuan untuk Palu

”Pada jam itu, toko akan mulai dibuka. Namun, gembok besi yang terpasang di rolling door tidak bisa dibuka dengan kunci yang ada. Meski sudah dicoba berkali-kali. Ternyata, gembok sudah diganti,” terang Novri.

Novri pun kehilangan banyak perhiasan berbagai jenis, dan jumlahnya sekitar 300 gram.
Kemudian, bahan perak serta dalam bentuk yang sudah jadi hilang 2 Kg.

Selain itu, batu mulia terdiri dari 2 batu zamrud, 2 batu rubi dan satu batu mata kucing.
Kemudian, pelaku juga berjasil membawa kabur uang tunai Rp 3 juta, dan total kerugian diperkirakan sekitar Rp 300 juta. (yon)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here