Tolak Investasi Baru, Komisi I akan Hearing BP Bintan

0
164
Anggota Komisi I DPRD Bintan Agustinus Purba

TANJUNGPINANG – Komisi I DPRD Bintan menerima pengaduan dari calon investor yang ingin berinvestasi di wilayah kawasan bebas Free Trade Zone (FTZ) di Bintan Timur, Pulau Bintan. Investasi tersebut bergerak di bidang industri dengan nilai investasi berkisar Rp300 miliar sampai Rp 500 miliar.

Kepada wartawan, Anggota DPRD Bintan Hasriawadi dan Agustinus Purba menjelaskan pihaknya akan menggelar hearing dengan BP Kawasan FTZ Bintan HM Saleh Umar bersama anggotanya. Dianggap penting karena tidak sedikit informasi terkait masalah BP Kawasan FTZ Bintan ini, khususnya investasi di Pulau Bintan.

“Kami heran kenapa mereka (calon investor, red) sudah melengkapi, mengikuti prosedur, eh, tetap dipersulit. Orang mau berinves, kok ini di tahan-tahan. Aneh,” tegas Agustinus Purba kepada wartawan dengan wajah kesel.

Agustinus didampingi Hasriawadi, tampak sangat berang dengan kinerja direksi BP Kawasan FTZ Bintan. Menurut dia, sosialisasi mengurus izin investasi di Bintan Tiga hari selesai terkesan slogan. Kebanyakan justru tidak seperti apa yang disampaikan selama ini.

“Yang katanya hanya tiga hari, justru berbulan-bulan, semua sudah dilengkapi namun masih ditahan-tahan mereka,” tegas Agustinus.

“Bahkan kata tim teknis PTSP Pemkab, sudah tidak ada masalah, kenapa pula mereka yang menahan-nahan,” timpal Hasriawadi.

Dituturkannya, administrasi sudah seluruhnya di penuhi. Namun, setelah seluruh persyaratan dilengkapi justru FTZ Bintan, terkesan yang menunda-nunda.

“FTZ Bintan tidak kooperatif, terhadap investor yang masuk. ada apa sebenarnya,” tanya Agustinus demikian. kepada wartawan.
Menurutnya, pihak BP Kawasan FTZ Bintan saat ini, tidak serius menjalankan semangat pemerintah Indonesia yang pro terhadap investasi. “Ini amahan kenapa semua persyaratan sudah di penuhi, tapi mereka masih menghambat untuk mengeluarkan izin,” tegas Agustinus. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here