Tolak Kenaikan Tarif Pas Pelabuhan

0
706

ASS.. Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, mohon dibantu perjuangkan agar pas masuk Pelabuha Internasional SBP Tanjungpinang tidak jadi naik pada awal Juni ini. Sebab kondisi pelabuhan belum refresentatif dan fasilitasnya belum lengkap. Jalannya aja masih padat gt karena hanya jalr yang dipakai. Aplg mau puasa dn lbaran, tak cocok naik. Kbtuhan banyak.
+62895359904828

Tanggapan:
Terimakasih untuk pertanyaannya. Kenaikan tarif pas pelabuhan ini memang jadi pembicaraan banyak orang. Banyak juga yang menolaknya dengan berbagai alasan.
Ada juga yang setuju naik asalkan pembangunan pelabuhan sudah selesai dan pelabuhan sudah bagus, nyaman serta banyak pelayanan bagus yang diberikan. Kami dari DPRD Kota Tanjungpinang sudah beberapa kali melaksanakan rapat dengan PT Pelindo Tanjungpinang dan beberapa pihak lainnya terkait penolakan keniakan tarif pas masuk SBP Tanjungpinang.

Baca Juga :  Jasa Pandu Kapal Jadi Rebutan

Malah, sebelumnya pihak pengelola akan menerapkan tarif pas penumpang yang baru itu pada Maret alu. Namun, kami menolaknya sehingga belum diterapkan hingga kini.
Saya pikir bukan hanya DPRD yang menolak namun berbagai pihak terkait mulai dari Kadin, pelaku usaha travel dan tokoh masyarakat juga menolak. Atas aspirasi yang masuk saat itu, maka DPRD Kota Tanjungpinang melalui KomisiII dan unsur pimpinan DPRD melaksanakan Rapat Dengar Pendapat. Ini bukan hanya dilaksanakan sekali, namun beberapa kali.

Pada saat rapat, waktu itu manajemen PT Pelindo menyetujui untuk menunda kenaikan sampai batas yang belum ditentukan. Alasan menolak tentu sudah jelas, karena kondisi Pelabuhan SBP yang belum lengkap secara fasilitas dan bekum nyaman untuk pengunjung. Ini lah yang perlu diperhatikan pihak manajemen PT Pelindo Tanjungpinang.

Baca Juga :  Mesti Buka Rute Baru

Selain itu, terkait besaran kenaikan juga perlu dibahas. Sebelumnya PT Pelindo Tanjungpinang merencanakan kenaikan Pelabuhan SBP Domestik maupun Internasional. Hanya saja untuk Domestik urung dinaikan, kini persoalannya yang perlu dibahas besaran tarif internasional.

Jadi saya rasa hal ini perlu dirapatkan kembali bersama PT Pelindo Tanjungpinang dan pihak-pihak terkait, termasuk tokoh masyarakat yang waktu itu dihadiri Pak Wan Rumadi sebagai Ketua LAM Tanjungpinang. Kalau saya secara pribadi akan menolak kenaikan tersebut dengan alasan fasilitas belum memadai. Jika bagus, saya yakin warga Tanjungpinanga kan mendukung kenaikan.

Baca Juga :  Jembatan Dompak Kapan Selesai?

Saya meminta pihak PT Pelindo jangan menaikkan sebelum melaksanakan rapat kembali. Bahkan ini sudah saya sampaikan secara langsung ke GM PT Pelindo Tanjungpinang, I Wayan. Kami dari komisi II akan mencoba membahas kapan waktu pelaksanaan rapat. Jangan sampai naik di pas bulan Ramadan yang membuat warga mau tak mau, suka tak suka harus mengikuti karena sedang menjalan ibadah puasa.***
Reni SE
Anggota Komisi II DPRD Tanjungpinang

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here