Tolak Penambahan Dapil, DPRD Sambangi KPU RI

0
463
Anggota DPR RI Dapil Kepri, Siti Sarwindah bersama anggota DPRD Kota menyerahkan usulan penolakan penambahan Dapil Pileg 2019 di Kantor KPU RI F-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Anggota DPRD Tanjungpinang mendatangi KPU RI, terkait penolakan wacana penambahan Daerah pemilihan (Dapil) dan alokasi kursi DPRD Kota Tanjungpinang 2019 mendatang.

Rombongan dipimpin Ketua Komisi I DPRD Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu, bersama Beni, Fengky Fensito, Ilimar, Rika Ardian, Hendi Amerta.

Dari Komisi II , Pepy Candra, Syahrial dan Petrus Sitohang. Didampingi Anggota DPR RI Dapil Kepri, Siti Sarwindah.

Maskur menuturkan, beberapa asalan menolak pemisahan dan penambahan kuota di Dapil Tanjungpinang Timur.

Diantaranya, tidak ada penambahan kursi di DPRD Tanjungpinang di Pemilu 2019 mendantang, masih sama dengan Pemilu 2014 lalu yaitu 30 kursi.

Meskipun, wancananya jumlah kursi di Dapil Tanjungpinang Timur bertambah satu menjadi 12 kursi. Pada pemilu legislatif sebelumnya 11 kursi.

Imbas dari penambahan kursi di Dapil Tanjungpinang Timur, mengurangi jumlah kursi di Dapil Tanjungpinang Barat-Kota yang semula 11 kursi menjadi 10 kursi. Sedangkan Bukit Bestari masih tetap sama yaitu 8 kursi.

“Saya khawatir penambahan Dapil akan membuat proses pemilihan nantinya tak kondusif,” tuturnya Senin (5/2) kemarin.

Alasan kedua yaitu, tidak terjadi penambahan penduduk yang signifikan di Tanjungpinang. Selain itu, kini terjadi perbedaan pengakuan jumlah penduduk antara Pemko dan dan pusat.

Kemendagri mengakui jumlah penduduk Tanjungpinang sekitar 207.963 orang, sednagkan daerah mencatatn 261.855 jiwa.

“Kita perlu fokus menyelesaikan persoalan selisih data jumlah penduduk dulu. Jangan menambah Dapil yang nantinya membuat tak kondusif,” paparnya.

Ia menambahkan, usulan penolakan wancana tersebut sudah melalui tahapan rapat bersama di DPRD Tanjungpinang.

Surat tersebut juga sudah ditembuskan ke KPU Tanjungpinang dan Provinsi Kepri. Dari hasil komunikasi bersama KPU RI, terkait usulan ini akan diterima. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here