TPID Kota Tanjungpinang Terbaik di Kepri

0
35
Walikota Tanjungpinang H Syahrul menerima penghargaan dari Kepala Bank Indonesia Kepri, Gusti Raisal Eka Putra, Selasa (4/12) di Batam. F-MARTUA/TANJUNGPINANG POS

BATAM – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepri, memberikan penghargaan stakeholder award 2018, bagi mitranya. Diantara yang menerima penghargaan itu ada Pemerintah Kota Tanjungpinang dan Pemerintah Kabupaten Karimun. Kota Tanjungpinang mendapat penghargaan sebagai tim pengendali inflasi daerah (TPID) terbaik se-Kepri, untuk kota sampel perhitungan inflasi. Karena berusaha menekan inflasi. Berusaha menempatkan petani berjualan di pasar dengan harga murah untuk menstabilkan harga khususnya cabai.

Penyerahan penghargaan disampaikan Kepala BI Kepri, Gusti Raizal Eka Putra dan diterima Walikota Tanjungpinang, H Syahrul, Selasa (4/12) di Batam.

Tanjungpinang juga dinilai terbaik dalam rapat koordinasi, capaian inflasi, kegiatan intervensi harga, komunikasi/ekspektasi inflasi, rapat yang dipimpin ketua TPID dan implementasi kerjasama antar daerah.

Sementara TPID Karimun mendapat penghargaan TPID terbaik se-Kepri, untuk kota non perhitungan inflasi. Kriteria yang digunakan juga sama dengan penilaian yang dilakukan terhadap Tanjungpinang. Sementara untuk kategori respon statistik BI terbaik untuk kelompok survei kegiatan dunia usaha (SKDU) terbaik, diraih PT Asia Cocoa Indonesia.

Kriteria yang ditentukan untuk itu, absensi, kelengkapan data, akurasi data. Sementara untuk respon statistik BI terbaik contact liaison terbaik diraih PT Sat Nusa Persada. Penilaiannya, kelengkapan data akurasi data dan kontuinitas penerimaan kunjungan tiga tahun terakhir.

Sementara untuk penilaian laporan likuiditas, layanan nasabah, setoran nasabah, pelaporan UPAL, diraih Bank Tabungan Negara (BTN) dengan kategori clean money policy terbaik. Untuk penilaian absensi, ketepatan waktu pelaporan, penerapan APU PPT, administrasi dengan kategori kepatuhan pelaporan KUPVA terbaik diraih PT Banda Mustika Mas. Kepatuhan kategori pelaporan PTD terbaik dengan penilaian absensi, ketepatan waktu pelaporan, penerapan APU PPT dan administrasi diraih Mulia Multi Remitter.

”Kita ingin mendorong keterlibatan semua pihak dalam menjaga inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Gusti terkait penghargaan itu.

Diingatkan Gusti, penting bagi daerah, menjaga resiko yang dapat mendorong tingkat inflasi. Seperti tren kenaikan harga migas yang dapat menyebabkan kenaikan harga BBM dan tarif angkutan udara. Selain itu, juga secara tidak langsung berdampak pada kenaikan harga komoditas Iainnya melalui peningkatan biaya transportasi dan distribusi.

”Kami menyadari di tengah banyaknya tantangan baik dari dalam negeri maupun global. Kita tidak bisa mengedepankan kepentingan sektoral,” ujarnya. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here