TPU Batu 15 Mulai Dipasang Paving Blok

0
299
Tiga warga melihat pembangunan semenisasi TPU 15 Tanjungpinang baru-baru ini. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Taman Pemakaman Umum (TPU) Batu 15, Kelurahan Air Raja mulai disemenisasi atau dipasang paving blok. Semenisasi jalan ini sempat tertunda tiga tahun berturut-turut. Penundaan seminisasi yang dilakukan pemerintah dengan alasan pembahasan lahan yang belum selesai.

Pekerjaan tahun ini belum menyelesaikan seluruh kebutuhan di TPU tersebut, alokasi yang dianggarkan senilai Rp200 juta. Kepala Bidang Pertamanan, Pemakaman dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang, Yoni Fandri menuturkan, dari anggaran yang disediakan sudah selesai beberapa pekerjaan di kawasan TPU tersebut.

”Beberapa hari lalu sudah selesai dan selalu bantu Ibu Reni yang merupakan anggota DPRD Tanjungpinang dalam pengawasan pekerjaan,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (10/8).

Pekerjaan yang dilaksanakan di TPU tersebut yaitu, baru sebatas seminisasi beberapa baris atau row kawasan TPU untuk TPU Nasrani. Ditambah dengan semenisasi jalan menuju TPU serta pembuatan batu miring.

”Pekerjaan ini belum menyelesaikan seluruh kebutuhan, dari anggaran yang tersedia baru untuk paving blok beberapa bari kawasan yang sudah digunakan untuk pemakaman,” tuturnya.

Yoni menuturkan, pembenahan TPU Batu 15 sudah harus dilakukan. Untuk tahap pertama bagi beragama Nasrani, karena sudah sangat dibutuhkan. Sebab TPU Batu 7 untuk Nasrani sudah penuh.

Sedangkan untuk Muslim, masih bisa menggunakan beberapa TPU yang ada di kawasan masyarakat. ”Saat ini, TPU untuk agama Nasrani yang sangat dibutuhkan, jadi perlu segera dibenahi. Menyusul nantinya untuk pemakaman yang beragama Islam,” ungkapnya.

Sedangkan untuk pembenahan TPU Buddha sudah lebih baik, karena dikelola yayasan terkait. Ia menuturkan, untuk mensemenisasi seluruh kawasan membutuhkan dana yang besar, meski demikian akan diusulkan secara bertahap.

Rencana Yoni, di APBD Perubahan 2018 akan mengusulkan anggaran penanaman pohon, rumput dan pembelian tanah hitam. ”Masing-masing dialokasikan Rp50 juta atau total keseluruhan Rp150 juta nantinya sudah bisa mempercantik kawasan TPU Batu 15,” paparnya.

Ia berharap melalui penanaman pohon dan rumput menunjang kenyamanan bagi keluarga duka yang berkunjung. ”Kita ingin TPU sebagai fasilitas umum juga bagus,” tuturnya.

Terkait Ranperda pembahasan TPU, menurutnya belum akan dibahas tahun ini. Sebab alokasi anggaran pembahasan naska akademis dan sosialisasi tidak ada,” ungkapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya naskah akademis pemakaman sempat dibuat, hanya saja tidak selesai. Diwancanakan waktu itu, sekali pemakaman sekitar Rp1 juta lebih per jiwa. ”Hanya saja wancana itu mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk anggota DPRD. Menilai tarif itu perlu ditinjau karena dapat menyulitkan keluarga duka. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here