TPU Batu 16 akan Dipasang Paving Blok

0
464
Anggota DPRD Tanjungpinang, Reni bersama Kabid Pemakaman dan PJU di Dinas Perkim Tanjungpinang, Yoni meninjau TPU Batu 16. F-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Reni menuturkan, tahun ini dialokasikan anggaran paving blok atau seminisasi menuju Taman Pemakaman Umum (TPU) Batu 16, Keluarahan Air Raja.

”Tahun kemarin juga dialokasikan anggarannya, hanya tidak terealisasi karena belum duduk masalah lahan. Mudah-mudahan tahun ini bisa, karena persoalan hibah tanah khususnya yang di TPU Kristen sudah selesai,” ujarnya kepada Tanjungpnang Pos, Minggu (14/1).

”Informasi dari dinas terkait demikian, mudah-mudahan terealisasi, karena sudah difungsikan. Sehingga proses pemakaman bisa lebih nyaman,” tambahnya.

Rencanya TPU Batu 16 mengambil konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH). Hanya saja, terkait realisasinya di OPD terkait. Ia menilai, konsep itu sangat bagus. Hanya saja masih perlu dibahas, dalam bentuk Peraturan Daerah (Ranperda).

Dinas Perumahan Rakyat Permukiman Kebersihan dan Pertamanan (Perkim) Kota Tanjungpinang, sebelumnya sudah menyiapkan draf yang rencananya akan dibahas di 2018 ini.

Kabid PJU Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Tanjungpinang, Yoni Fandri menuturkan, rencana RTH belum bisa direalisasikan. Masih menggu pembahasan di DPRD Tanjungpinang melalui Ranperda yang akan diusulkan.

Jika Perda sudah di sahkan, mungkin akan mengatur mekanisme peenggunaan TPU, hingga konsep serta lainnya. Konsep ini bukan terbilang baru dilontarkan, hanya saja tidak direalisasikan menunggu alokasi anggaran.

Apakah melalui APBN maupun ABDP Pemko Tanjungpinang. ”Konsepnya seperti TPU di Jakarta, jadi pengujung juga nyaman,” paparnya.

Beberapa TPU di Tanjungpinang akan mengarah ke kosep tersebut. Seperti TPU Tanjung Raya, meski sudah difungsikan tetapi belum banyak digunakan. Jadi, dinilai lebih mudah ditata. Jadi, kalau sudah konsep RTH, tidak ada lagi makam masyarakat yang dibuat dari semen.

Di Tanjungpinang, umumnya makam di TPU di semen oleh pihak keluarga bersangkutan. Seperti TPU di Batu 7, Batu 10 dan beberapa lainnya. Selain ditanam rumput, makam milik masyarakat tersebut akan ditata rapai.

Apabila ada warga meninggal dunia, penempatan makamnya ditentukan pengelola TPU. ”Nanti jarak antara makam satu dengan makam lainnya akan di atur. Ini yang akan tentukan nanti, berapa jarakanya,” ucap dia.

Kemudian, pihaknya akan mencoba membentuk pengurus TPU. Ini dibentuk berdasarkan suka relawan masyarakat, yang dipimpin Ketua RT/RW setempat. Tujuan, agar nanti memiliki data masyarakat yang meninggal di kebumikan di TPU tersebut. ”Ini membantu kita juga. Apabila keluarganya datang, bisa langsung tanya ke petugas TPU,” paparnya. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here