Transaksi di MTQ Expo Rp 500 Juta

0
75
RATUSAN warga Tanjungpinang mengunjungi produk yang dijual di stan MTQ Expo, lokasi penyelenggaraan MTQ ke-XXI tingkat Kota Tanjungpinang di terminal Sungai Carang. f-istimewa

TANJUNGPINANG – DINAS Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang turut serta menyemarakkan MTQ ke-XII tingkat Tanjungpinang, Rabu (18/4) sampai dengan Senin (23/4) lalu. Di Terminal Sungai Carang ini, Disperdagin membuka MTQ Expo, yaitu menyediakan stan bazar. Lumayan, transaksi di MTQ Expo ini mencapai Rp 500 juta, selama enam hari dibuka.

Plt Kepala Disperdagin Kota Tanjungpinang Samsudi mengatakan, MTQ Expo merupakan wadah eksistensi para pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Tanjungpinang. Masing-masing pelaku IKM menampilkan dan mempromosikan hasil karya produk unggulan yang dimilikinya.

Bahkan, Komunitas usaha Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPMI) Kota Tanjungpinang menggelar beberapa demo produk kerajinan tangan. Seperti merajut, decoupage dan merangkai acrylic, selama tiga hari.

Event ini, lanjut Samsudi, sudah yang kedua kali dilaksanakan oleh Disperdagin Kota Tanjungpinang. Stan bazar yang disediakan sebagai media promosi dan penjualan para pelaku usaha ekonomi kerakyatan, di Kota Tanjungpinang. ”Peserta bazar kita tahun ini terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya,” ucap Samsudi kepada Tanjungpinang Pos, Senin (23/4) malam.

Kali ini, kata dia, MTQ Expo diikuti sebanyak 32 stan dari IKM, 15 stan umum, instansi dan perbankan, developer, travel umrah dan haji, serta 26 pelaku usaha PKL. Kegiatan ini memberikan dampak positif nyata, dan turut menggeliatkan roda perekonomian di Kota Tanjungpinang. ”Hal ini dibuktikan dengan laporan yang masuk ke panitia, bahwa sampai malam penutupan MTQ Expo, sudah terjadi transaksi ekonomi kurang lebih sekitar Rp 500 juta,” terang dia.

Dari Rp 500 juta, katanya, dengan rincian penjualan sebesar Rp 84,6 juta dari stan IKM, Rp 126 juta dari stand travel umrah, dan Rp 131 juta dari stan developer. Adapun dari stan perbankan terjadi kurang lebih 30 nasabah membuka rekening baru, Rp 50 juta transaksi over kredit, dan Rp 60 juta yang melakukan transaksi tabungan yang masuk.

Semua ini, menunjukkan bahwa event MTQ Expo memberikan dampak geliat perekonomian. Ini merupakan tujuan utama Pemko Tanjungpinang dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan, yang menjadi salah satu pilar ekonomi bangsa yang tangguh dan mampu bersaing.

Pemko Tanjungpinang melalui Disperdagin berharap melalui kegiatan MTQ Expo ini, para pelaku usaha baik besar, menengah dan kecil turut merasakan dampak positif yang nyata. Karena guna perkembangan usaha mereka serta menjadi ajang mempromosikan hasil kreasi terbaik mereka. ”Sehingga pada muaranya meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga,” sebut dia.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here