Triwulan I, Anggaran Operasional Bengkak

0
442
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak bersama Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah saat memimpin rapat evaluasi kinerja Pemprov Triwulan I tahun 2018 di Kantor DPRD Kepri di Dompak, Senin (5/3).f-istimewa/humas dprd kepri

DOMPAK – Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah menyampaikan, rapat perdana di tahun 2018 bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri membahas terkait serapan anggaran di triwulan pertama Pemprov Kepri.

Di depan seluruh anggota Banggar DPRD yang dipimpin Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak secara tertutup, lebih menekankan terhadap sejauh mana anggaran dikeluarkan untuk proses pelaksanaan lelang dan pengerjaan proyek fisik di 2018. Para anggota Banggar juga mempersoalkan, masih ada OPD yang belum melelangkan proyek fisik, namun anggaran operasional lebih besar sementara masih di triwulan pertama.

Baca Juga :  Minyak Hitam dari Lambung Tugboat Tangkapan Lantamal

”Sekarang laporan Biro Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah laporannya di rapat tadi, pogresnya cukup bagus. Saat ini pengelolaan anggaran tidak sama dengan tahun sebelumnya. Pola pengiriman DAK, setelah teken kontrak baru kirim. Biasanya kan, uang kirim dulu 30 persen, sekarang tidak seperti itu lagi,” terangnya.

Dari laporan di depan Banggar DPRD, Dispenda dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah di Triwulan pertama masih mencukupi. Memang perlu diketahui di triwulan pertama ini, penggunaan anggaran lebih banyak di administrasi, tidak fokus terhadap fisik.

Baca Juga :  Pemprov Terima 193 Guru CPNS

”Kita membagi anggaran itu, paling tidak satu triwulan itu paling sekitar Rp 700 miliar. Saat ini stoknya masih ada. Ditambah lagi, pada triwulan pertama ini fokusnya pada administrasi jadi memang laporannya agak kecil,” terangnya.

Disinggung pembahasan antara Tim TAPD dengan Banggar membahas bahwa Kepri tengah diambang kembali defisit anggaran. Arif justru membantah pernyataan tersebut. ”Kita saat ini masih normal, apalagi saat ini baru masuk bulan tiga,” ujar Arif Fadillah. (ais/mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here