Triwulan I Tahun 2019, Tumbuh 22 Persen

0
248
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat meninjau salah satu industri di Bintan, belum lama ini. f-dok/tanjungpinang pos

Kondisi Produksi Industri Manufaktur Mikro Kecil Di Kepri

Produksi industri manufaktur kecil dan besar di Kepri tumbuh terbalik. Produksi Industri Manufaktur Mikro Kecil justru naik Triwulan I 2019, sedangkan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang justru turun.

TANJUNGPINANG – PADA Triwulan I Tahun 2019 Produksi industri manufaktur kecil naik dibandingkan Triwulan I Tahun 2018 (y-on-y) secara total menunjukkan kenaikan sebesar 22,39 persen.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, mencatat produksi Industri Manufaktur Besar Sedang di Provinsi Kepri Triwulan pertama tahun 2019 mengalami kontraksi atau negatif yakni sebesar 2,64 persen dibandingkan Triwulan IV 2018.

Capaian ini berada di bawah pertumbuhan nasional yang tumbuh sebesar 0,61 persen. Ditinjau secara tahunan (year on year/y on y), pada Triwulan I-2019 terjadi kenaikan produksi sebesar 11,51 persen dibandingkan Triwulan I-2018.

Capaian pertumbuhan ini juga berada di atas pertumbuhan secara nasional yang tumbuh positif sebesar 4,55 persen.

Baca Juga :  Mentan Sokong Kepri agar Mandiri Pangan

Kepala BPS Provinsi Kepri Zulkipli menyampaikan, adapun industri yang mengalami penurunan terbesar awal I 2019, adalah Industri Logam Dasar turun sebesar 29,93 persen dan Industri Kertas dan Barang dari Kertas turun sebesar 27,94 persen serta Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia yang turun sebesar 25,84 persen.

”Jenis-jenis industri yang termasuk tiga besar pertumbuhan tertinggi pada triwulan pertama ini, adalah Industri Alat Angkutan naik sebesar 20,35 persen, Industri Pakaian Jadi naik sebesar 8,54 persen dan Industri Komputer, Barang Elektronik dan Optik naik sebesar 6,61 persen,” jelas Zulkipli kepada Tanjungpinang Pos, Kamis kemarin.

Zulkipli juga memaparkan, tentang pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang terbesar pada Triwulan pertama ini di tinjau secara tahunan (y on y) adalah Industri Pakaian Jadi naik sebesar 48,92 persen, Industri Makanan naik 31,57 persen dan Industri Komputer, Barang Elektronik dan Optik naik sebesar 17,93 persen.

Sub sektor industri yang mengalami penurunan terbesar pada triwulan pertama 2019 (y on y) adalah Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia turun sebesar 12,83 persen dan Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik turun sebesar 6,10 persen.

Baca Juga :  Polisi Masih Selidiki Pemicu Kebakaran

Di sisi lainnya, dirinya juga memaparkan tentang pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro Kecil Triwulan pertama 2019 secara total mengalami kenaikan sebesar 7,61 persen (q to q) dibandingkan Triwulan ke empat di 2018.

”Capaiannya waktu itu, berada di atas pertumbuhan nasional yang juga tumbuh positif sebesar 4,55 persen. Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro Kecil Triwulan pertama 2019 dibandingkan Triwulan pertama 2018 (y-on-y) secara total menunjukkan kenaikan sebesar 22,39 persen,” sebutnya.

Capaian tersebut berada diatas pertumbuhan secara nasional yang tumbuh positif sebesar 6,88 persen.

Jenis-jenis industri yang termasuk tiga besar pertumbuhan tertinggi pada Triwulan I-2019 (q to q) adalah Industri Farmasi, Obat dan Obat Tradisional naik sebesar 20,67 persen, Industri Pakaian Jadi naik sebesar 16,88 persen dan Industri Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman, naik sebesar 13,17 persen.

Baca Juga :  Bangun Hunian Terpadu, Fasilitas Lengkap

Sementara itu, industri yang mengalami penurunan pada Triwulan pertama 2019 (q to q) adalah Industri Tekstil turun sebesar 5,20 persen, Industri Minuman turun sebesar 0,71 persen.

Sementara, jenis-jenis industri yang termasuk tiga besar pertumbuhan tertinggi pada triwulan 2019 secara tahunan (y on y) adalah Furnitur naik sebesar 106,94 persen, Industri Pakaian Jadi naik sebesar 54,09 persen dan Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (Tidak Termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya naik sebesar 31,22 %.

Sedangkan industri yang mengalami penurunan pada triwulan pertama 2019 (y on y) adalah Industri Makanan turun sebesar 16,74 %.(SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here