Trotoar Nihil, Jalannya Hancur

0
54
Para penumpang saat tiba Pelabuhan Sribintan Pura. f-suhardi/tanjungpinang pos

Gubernur Soroti Sribintan Pura

Kondisi jalan di pelabuhan Sribintanpura hancur-hancuran. Selain jalannya yang banyak berlubang, parkir kendaraan juga acak-acakan. Padahal pelabuhan ini pintu masuk menuju ke Ibukota Provinsi Kepri.

TANJUNGPINANG – Wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk ke Tanjungpinang juga tampak kerepotan menarik kopernya menuju jalan raya. Pasalnya tidak ada disediakan trotoar untuk pejalan kaki.

”Turis selalu lalu lalang membawa koper melintasi jalan-jalan yang berlubang-lubang serta banjir setiap hujan. Kita minta ini segera ditata ulang,” kata Gubernur Kepri Nurdin Basirun kepada Direktur Utama PT Pelindo I Medan, Bambang Eka Cahyana di Pelabuhan SBP, Kamis (17/5).

Nurdin juga meminta selain jalan masuk menuju kawasan pelabuhan diaspal, dua gapura di pintu masuk dan keluar pelabuhan harus dibongkar. Tujuannya, agar bus yang akan membawa turis bisa masuk ke pelabuhan. Selama ini, bus-bus yang membawa turis terpaksa parkir di luar pelabuhan karena tidak bisa masuk. Turis yang hendak keluar masuk dari pelabuhan terpaksa harus jalan kaki menuju bus yang jaraknya cukup jauh.

Sambung Nurdin, kalau pelayanan turis yang diberikan tidak maksimal, bisa-bisa turis hanya satu kali saja ingin ke Tanjungpinang, karena pelayanan yang diberikan menurut dia (turis,red) tidak maksimal.

”Kita minta Pelindo terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Nurdin. Saat Nurdin menyambut Dirut Pelindo I Medan, didampingi Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, Kadipora Kepri, Maifrizon dan lainnya. Hadir juga GM Pelindo Tanjungpinang, I Wayan dan pejabat jajarannya. Gubernur juga sempat meninjau bangunan terminal SBP sebelum rapat dengan jajaran Pelindo.

Nurdin mengaku mendukung penuh rencana Pelindo untuk membangun mal dan hotel di kawasan Pelabuhan. Ke depanya, pelabuhan SBP nantinya berskala internasional di lengkapi dengan berbagai fasilitas dan bangunan pendukung lainnya. Hanya merealisaiskannya butuh proses dan waktu. “Kita minta yang terpenting penataan jalan di depan ini dulu, setelah itu parkir dan lainnya menyusul,” tuturnya.

Nurdin juga meminta gapura di pintu masuk untuk di bongkar, agar mempermudah akses masuk bus-bus yang membawa turis. Dikesempatan itu, Nurdin menuturkan Pelindo berencana di kawasan itu akan dibangun mal dan hotel. Jika penataan sudah selesai, jalan menuju terminal nantinya lebih dekat. ”Pelindo ada rencana menata kawasan ini, bahkan nantinya ada pembangunan hotel dan mal. Kita dukung penuh agar perwajahan pelabuhan representatif dan membanggakan,” tuturnya.

PT Pelindo menggesa pembangunan perbaikan fasilitas gedung terminal penumpang maupun fasilitas untuk berlabuh kapal. Target penyelesaikan pengerjaan pelabuhan berskala internasional itu tahun 2019.

Pelabuhan SBP dilengkapi dengan fasilitas ruang tunggu yang sangat nyaman ber-AC, serta fasilitas lainnya. Kemudian, Pelindo juga akan menyiapkan lahan parkir yang luas. Ditambah lagi semua transaksi nantinya akan menggunakan e-money atau transaksi non tunai yang tentunya sangat modern. (DESI – ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here