Tujuh Jam Waktu Mengantri Pasien di RSUD

0
240
Warga mengambil nomor antrian di RSUD Kota Tanjungpinang, Selasa (25/9)

TANJUNGPINANG – Banyak pasien yang mengeluhkan pelayanan du RSUD Tanjungpinang. Terutama terkait waktu mengantri untuk menerima pelayanan sampai tujuh jam.

Pasien datang mendaftar dari pukul 08.00 Wib dan baru bisa bertemu dengan dokter sesuai dengan ke butuhannya pukul 14.00 Wib atau sekitar tujuh jam.

Terkait persoalan ini pun diketahui Wali Kota Tanjungpinang, H Syharul Spd dan menilai ada yang harus dibenahi dari sistem pelayanan di RSUD Tanjungpinang.

Hal ini dikatakan saat menjadi pembina apel di RSUD Kota Tanjungpinang, Selasa (25/9) pagi.

Ia turun bersama Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma. Apel pagi itu diikuti Direktur RSUD Tanjungpinang, Edi Sobri, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Tanjungpinang, Yunisaf serta para dokter dan pegawai di lingkungan RSUD Tanjungpinang.

“Bayangkan berapa lama pasien menunggu, berarti ada yang perlu dibenahi. Saya berharap pelayanan rumah sakit bisa lebih baik. Membuat masyarakat merasa nyaman di sini,” ujarnya di depan para pegawai dan dokter di RSUD Tanjungpinang.

Ia meminta, pelayanan pendaftaran harus sudah online. Tersambung mulai dari Puskesmas ke rumah sakit rujukan khususnya RSUD Tanjungpinang.

Melalui aplikasi itu, warga sudah mengetahui pukul berapa bisa menerima pelayanan bertemu dokter. Jadi tidak perlu menunggu di ruang tunggu berlama-lama. Bahkan pasien bisa menunggu dan melakukan aktivitas lain di rumah. “Ini janji kampaye kami bersama Buk Rahma, jadi harus dibenahi,” paparnya.

Ia juga menekankan tidak boleh menolak pasien. Meminta tim medis dan pelayanan kesehatan mengutamakan perasaan. “Utamakan pelayanan, pakai hati nurani jangan ada pasien di tolak,” ujanya.

Ia menuturkan, khusus pasien gawat darurat, jangan sampai bagian administrasi menanyakan keluarga, identitas atau jaminan kesehatan tetapi terpenting kasih pelayanan terlebih dahulu.

Tugas abdi negara memberikan pelayanan kepada masyarakat, begitu juga dengan tim kesehatan dan pegawai pendukung lainnya.

“Pegawai itu pengabdian ke masyarakat, jangan hanya tanggal 1 atau 2 saja yang diingat atau dinanti. Tapi kerja maksimal terlebih dahulu,” ucapnya Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Kepri ini.

Syahrul mengaku banyak menerima aduan. Terutama dari kaum ibu, bahwa pelayanan di RSUD masih perlu pembenahan.

Edi Sobri mengaku sudah menerapkan sistem online melalui website. Sudah berjalan satu tahun terakhir. Bagi pasien yang ingin mendaftar secara online bisa mengakses web RSUD Tanjungpinang.

Pasien bisa mendaftar sesuai klasifikasi kepesertaan, apakah umum maupun BPJS Kesehatan. Bahkan bagi pasien baru, bisa masukkan data diri terlebih dahulu.

“Pelayanan online kami melalui Web, nanti pasien sudah tahu nomor urut berapa,” ucapnya.

Pelayanan pendaftaran maupun pelayanan kesehatan buka mulai pukul 08.00 pagi, meski
demikian banyak pasien mengaku melihat dokter mulai bekerja diatas pukul 09.00 pagi.
Salah satu pasien RSUD Tanjungpinang, Imran Hanafi menuturkan, bahwa pelayanan di RSUD masih sangat kurang nyaman.

Ia datang pukul 08.00 namun baru menerima pelayanan pukul 14.00. “Saya kali ke dua ke RSUD ini, yang kemarin saya ketemu dokter pukul dua siang. Saya juga mendaftar masih secara manual karena tak mengerti lewat web,” tuturnya.

Ia meminta, pendaftaran bukan hanya melalui website namun juga menggunakan WhatsApp (WA). “Saya berobat di provinsi kemarin daftar pakai WA. Lebih mudah dan bisa saya memahami,” ucap pensiunan AL tersebut.

Ia menuturkan, jam tunggu pelayanan yang begitu lama, malah membuat kesehatan pasien makin menurun. Sebab harus menahan lapar. “Bayangkan bagaimana saya mau cari makan, ke luar jauh tak makan lapar. Jadi waktu mengantrinya harusnya tidak begitu lama,” ujar pria berusia 71 tahun tersebut.

Pesannya, ada keistimewaan bagi pasien yang lanjut usia yaitu menerima pelayanan lebih dahulu dari yang biasa. “Saya nyaman sama dokternya tapi tidak dengan sistemnya,” paparnya.

Pasien lainnya mengeluhkan beberapa dokter yang belum stay hingga pukul 09.00.
Padahal, jam pelayanan harus sudah di mulai sejak pukul 08.00 Wib. “Jam sembilan kadang dokter belum stay padahal di RS lain, jam delapan sudah mulai bertemy pasien,” papar Tia. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here