Tujuh Proyek Strategis Ditetapkan

0
455
BUPATI Kepulauan Anambas Abdul Haris saat memukul Gong tanda usai Musrenbang 2019 disaksikan tamu undangan di Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS).F-ISTIMEWA

Sebanyak tujuh proyek pembangunan starategis yang bernilai fastastis, direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2019 mendatang.

ANAMBAS – Tujuh proyek tersebut diperkirakan akan menelan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) sebesar Rp 85,4 miliar. Bupati KKA Abdul Haris SH mengatakan, proyek strategis tersebut antara lain yakni pembangunan embung penampungan air di Batu Tabir dengan anggaran sebesar Rp 12 miliar.

Selain itu, pembangunan Gedung Kantor perangkat Daerah di pusat perkantoran Pasir Peti Rp 20,5 miliar dan lanjutan pembangunan RSUD Tarempa beserta Alkes Rp 10 miliar. Haris juga menambahkan, akan membangunan Jalan Pasir Merah tahap 1 Rp 8 miliar dan pembangunan Gudang Logistik non SRG Rp 5,1 miliar serta lanjutan pembukaan Jalan Pulau Bajau Rp 4 miliar, dan lanjutan pembangunan Masjid Agung Rp 25,8 miliar.

Baca Juga :  Pembangunan BPN Diawasi Kejati

”Sebenarnya masih ada sejumlah proyek strategis lain, yang sangat mendesak untuk segera dikerjakan seperti lanjutan penimbunan Water Front City, Jembatan SP, Balai Benih Ikan (BBI), Pelabuhan Marina untuk Yacht, dan Depo BBM,” ujar demikian disampaikan Haris, dalam sambutannya saat membuka Musrenbang Tingkat Kabupaten di aula Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS), Selasa (13/3).

”Namun, karena keterbatasan kemampuan anggaran daerah sejumlah proyek tersebut mesti kita tunda,” tambahnya lagi.

Musrenbang tersebut, mengambil tema “Peningkatan Kualitas Ketersediaan Kebutuhan Dasar, Pembangunan Sarana Prasarana, Pemerintah dan logistik sebagai Pondasi Pembangunan Berkelanjutan’.

Baca Juga :  Kontrak Bangun Masjid Agung Ditandatangani

Haris menguraikan, Pemerintah Daerah sangat berharap ada dukungan dari Pemerintah Pusat dan terlebih lagi dari Pemerintah Provinsi khususnya untuk pembangunan Jembatan SP yang kondisinya mulai memprihatinkan. Lebih lanjut, Haris menyampaikan, sementara untuk pembangunan Jalan Genting-Air Bini, Jalan Impol-Sunggak, Jalan Lingkar Kampung Baru-Munthai, Jalan Pasiran-Bandara Letung, Pelantar Beton Tebang-Belibak, Embung Desa Nyamuk, lanjutan Jalan Tarempa-Rintis dan yang lainnya akan melalui Program Gerbangdutas, DAK maupun melalui rencana kerja kementerian terkait. (INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here