Tumbuhkan Cinta Keluarga di Panti Jompo

0
789
SISWA SDIT Ar-Refah Tanjungpinang menyalami para orangtua saat mengikuti outing class di Panti Jompo Embung Fatimah Tanjungpinang pada, 23 November lalu.F-istimewa

55 Siswa SDIT Ar-Refah Tanjungpinang Ikuti Outing Class

Untuk menumbuhkan rasa cinta pada keluarga dan hormat serta sayang kepada seluruh orangtua, maka siswa SDIT Ar-Refah Tanjungpinang menggelar kunjungan ke panti jompo.

TANJUNGPINANG – ADAPUN panti jompo yang mereka kunjungi adalah Panti Jompo Embung Fatimah di bawah asuhan Dinas Sosial Tanjungpinang. Panti jompo ini mereka kunjungi akhir November lalu.

Kepala SDIT Ar-Refah Tanjungpinang Fadilah mengatakan, sebanyak 55 siswa Kelas 1 SDIT Ar-Refah dan dibimbing 7 orang guru berkunjung ke panti asuhan tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan program unggulan SDIT Ar-Refah yakni outing class (pembelajaran di luar kelas).

Baca Juga :  Pakai Baju Kurung Cegah Coret-coretan

Kunjungan mereka langsung diterima Nina, selaku pengelola Panti Jompo Embung Fatimah. Dalam sambutannya, Nina mengatakan, jumlah orangtua jompo yang berada dalam binaannya ada sebanyak 13 orang.

Adapun yang dilakukan murid dalam kegiatan ini adalah bersilaturahim sekaligus mengerjakan lembar kerja siswa, diantaranya menanyakan nama kakek dan nenek yang ada di panti jompo, berapa jumlahnya, dan lain sebagainya.

Juga ada sejumlah uang santunan yang diberikan oleh para murid yang dikumpulkan dari uang infaq rutin mereka.

Sedangkan tujuan dari kegiatan outing class ini, menurut Fadilah, untuk menumbuhkan wawasan murid karena belajar langsung ke objek pembelajaran.

Baca Juga :  Ajak Pelajar Cintai Produk Dalam Negeri

”Murid kita ajak ke panti jompo ini, sesuai dengan tema pembelajaran mereka ‘Aku dan Keluargaku’. Sehingga tumbuh rasa syukur, kasih sayang dan empati mereka kepada keluarganya masing-masing,” kata Fadilah, Kamis (13/12).

Ia menambahkan, karena orangtua yang berada di panti jompo ini sudah tidak ada lagi sanak saudara, sehingga para murid dapat merasakan apa yang kakek nenek tersebut di sana.

Selanjutnya, Fadilah juga menginformasikan bahwa SDIT Ar-Refah telah membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2019/2020, tepatnya dimulai tanggal 10 Desember 2018 sampai 18 Januari 2019. Dan kuota terbatas untuk 56 murid. Adapun SDIT Ar-Refah berlokasi di Kota Rebah simpang Korem 033/WP arah kanan Senggarang. Bagi orangtua yang hendak mendaftarkan anaknya, maka harus cepat. Sebab, kuota terbatas. Kalau kuota 56 siswa sudah terpenuhi, pendaftaran langsung tutup.

Baca Juga :  Pemprov Cari Atlet Pelajar Tarung Derajat

Pihak sekolah ini sudah menerapkan full day school atau sekolah lima hari, Sabtu dan Minggu libur. Siswa belajar dari pagi sampai sore sekitar pukul 16.00. Pagi sampai pukul 12.00, siswa belajar seperti biasa.(MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here