Turis Ajak Anak-anak Pungut Sampah

0
843
ANAK-anak saat ramai-ramai memberihkan sampah yang berserakan dan diberikan upah oleh turis asing.F-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

Turis asing mengumpulkan anak-anak kecil untuk mengajak memungut sampah yang berserakan di tempat umum dengan memberikan upah Rp100 ribu.

ANAMBAS – ”Warga Negara Asing (WNA) saja masih peduli dengan sampah yang berserakan terlebih di tempat keramaian masyarakat,” ujar Gusdi Munandar, seorang pemuda Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja, Senin (13/8).

Ia juga menilai, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dinilai harus tegas dalam menindaklanjuti persoalan sampah di lingkungan umum dan laut. Sampah yang berserakkan akan berdampak pada turunnya kunjungan pariwisata terlebih sampah itu mengotori laut.

Selain itu, ia berharap adanya kesadaran yang tinggi seluruh masyarakat Anambas agar tidak membuang sampah sembarangan. Gusdi yang sehari-hari sebagai pemandu wisatawan asing, turut merasa malu ketika mengunjungi Jemaja ketika mendengar cerita dari salah seorang turis dari Australia.

Baca Juga :  Pengusaha Ancam Tak Edarkan Beras

Ia pun menceritakan, bahwa turis meminta kepada anak-anak kecil yang melintas di Jalan Ahmad H Ejis Letung memungut sampah yang telah dibuang tidak pada tempatnya.

Turis tersebut mengajak kepada anak-anak kecil, untuk membersihkan sampah dan memberikan uang jika sampah yang dibersihkan mencapai 2 kantong besar.

”Saya malu. Karena seorang Warga Negara Asing (WNA) begitu peduli dengan kebersihan. Lalu, ia pun mengajak anak-anak kecil untuk memungut sampah dan dibayar lagi sampah yang dikumpulkan itu. Turis tersebut memberikan uang Rp100 ribu kepada kelompok anak-anak tersebut setelah membersihkan sampah,” kata Gusdi.

Baca Juga :  23 ASN Diusulkan Pensiun

Ia juga berharap kepada seluruh masyarakat, agar dapat lebih memiliki kesadaran yang tinggi tentang membuang sampah. Jika tidak dimulai dari sekarang ia yakin sampah akan menjadi masalah bagi daerah.

”Kita harus bergandeng tangan, dalam menyelesaikan dan mendorong pembangunan wisata Anambas yang bersih dari sampah,” ujar dia.

Diketahui, Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pariwisata dan Budaya Anambas, terus mempromosikan wisata dan tidak dibarengi dengan dukungan masyarakat.

Gusdi meyakini, akan sulit untuk menumbuhkan perkembangan peningkatan pariwisata Anambas jika tak dibarengi lingkungan yang bersih. ”Jika perlu Pemkab Anambas terbitkan Perda tentang larangan sampah. Paling penting adalah kesadaran dari masyarakat,” ucap dia.

Baca Juga :  PLN Tarempa Targetkan 300 Sambungan Baru

Sedangkan, Kepala Dinas Pariwisata Anambas, Masykur mengatakan, pihaknya juga terus mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. (INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here