Turis Lagoi Risih Berjemur di Pantai

0
624
wisatawan saat mengamati limbah minyak hitam di salah satu pantai di Kawasan Wisata Lagoi, Selasa (20/3).f-jendaras/tanjungpinang pos

Ketika Limbah Minyak Hitam Kepung Kawasan Wisata

Sebagai daerah yang memiliki lautan lepas, Bintan sering dapat kiriman limbah minyak hitam (sludge oil). Oli kotor yang dapat mematikan ekosistem laut itu diduga dibuang di tengah lautan terutama di malam hari.

BINTAN – NAMUN, ketika ombak kuat disertai angin kencang, oli kotor yang mengapung di atas air tersebut terseret hingga ke bibir pantai. Bintan sendiri yang terkenal dengan wisata pantai nan indah itu akhirnya dikepung limbah-limbah hitam tersebut. Sejumlah kawasan wisata terkenal di dunia yang ada di Bintan pun tidak bisa menghindar dari limbah tersebut.

Baca Juga :  Banyak Warga Miskin, Nurdin Tak Yakin

Seminggu terakhir ini, pantai di kawasan pariwisata Lagoi dicemari oleh limbah minyak hitam. Parahnya lagi, kini limbah menyerang hampir di seluruh penjuru pantai. Selasa (20/3) pagi, dikabarkan beberapa pantai seperti Bintan Lagoon, Club Med, Ria Bintan, Banyan Tree hingga Nirwana Gardens dicemari limbah tersebut. Hal ini sontak membuat petugas kebersihan kelabakan dan tamu juga merasa risih saat bermain dan berjemur di pantai.

Eddy, salah seorang pekerja di Lagoi membenarkan kondisi tersebut. Kondisi terakhir limbah sedang dalam pembersihan oleh masing-masing pihak resor dan hotel. ”Iya pagi ini kena lagi semua pantai, hampir seluruhnya. Kurang tahu ini mengapa sebanyak ini,” katanya, Selasa (20/3).

Baca Juga :  Ketua LAM Kepri Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan

Sementara itu, Renal, karyawan resor lainnya juga menyampaikan hal sama saat dikonfirmasi mengenai limbah minyak hitam tersebut. ”Sudah seminggu ini, setiap hari ada limbah minyak hitam. Kami sudah sampaikan ini kepada pemerintah. Informasinya akan dibentuk tim khusus, namun sampai saat ini kami belum tahu seperti apa perkembangan penanganan limbah ini,” sebutnya.

Menurutnya, kondisi ini harus segera ditangani dan dicarikan solusi, terutama mengenai pencegahan dan penegakkan hukumnya. Beredar informasi, kapal-kapal yang melintas di lautan bebas membuang limbah bekas tersebut ke laut. Limbah ini pun terseret ombak hingga ke pantai.

Baca Juga :  TMMD Perlancar Akses Jalan ke Sekolah

Februari lalu, limbah minyak hitam juga mencemari sejumlah pantai wisata di Bintan. Pengelola resort pun terpaksa menutup sementara aktivitas di pantai karena limbah itu sudah sampai ke pasir putih.(JENDARAS KARLOAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here