Turis Malaysia Pertama Tiba di Karimun

0
181
WAKIL Bupati Karimun Anwar Hasyim menerima kunjungan perdana wisman asal Malaysia di Pelabuhan Internasional, Tanjung Balai Karimun, Selasa (1/1) kemarin. f-alrion/TANJUNGPINANG POS
Norhayati (49), turis asal negara Malaysia menjadi Warga Negara Asing (WNA) pertama yang tiba di Karimun, Selasa (1/1) kemarin di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun.

KARIMUN – Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim didampingi Kadis Pariwisata Zamri serta FKPD menerima kunjungan perdana asal luar Negeri di Pelabuhan Internasional.

Penyambutan turis setiap awal tahun, menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun.

”Ini penyambutan yang baik, bagaimana menciptakan ada rasa dihargai ketika tiba di Karimun oleh WNA atau pelancong. Dengan demikian, mereka akan datang atau mengajak temannya berkunjung ke bumi berazam ini,” kata Anwar Hasyim, Selasa (1/1).

Tahun ini, Pemkab Karimun menargetkan 100 ribu wisman berkunjung ke Karimun.

Untuk mencapai target tersebut, diperlukan langkah atau strategi mendorong orang datang ke satu daerah.

Pemerintah terus membenahi tempat wisata, untuk menarik minat wisatawan. Sehingga, Pemkab Karimun membangun infrastruktur di tempat wisata, akses jalan dan fasilitas lainnya dan didukung dengan kemudahan lainnya.

Ia mengapresiasi, komunitas olah raga sepeda dan lainnya yang mampu mengajak orang datang.

Meskipun jumlah belum maksimal, setiap tahunnya tetapi ada peningkatan.

Untuk itu, ia meminta semua pihak mendorong kunjungan wisatawan asing ke Karimun setiap tahun.

Beberapa agenda pariwisata Karimun, Festival Sampan Layar (FSL), Festival Dangkong Dance dan kegiatan lainnya.

Akhir tahun 2018 lalu, Dinas Pariwisata Karimun telah mengagendakan FSL di Tanjung Ambat, Kecamatan Buru, Karimun diadakan setiap tahunnya.

Hal itu disampaikan Bupati Karimun Aunur Rafiq, pada pelepasan peserta Festival Sampan Layar pada Minggu (23/12) tahun lalu di Buru.

Event tahunan dilaksanakan, untuk meningkatkan kunjungan ke Kecamatan Buru sebagai daerah wisata di Karimun.

Sehingga, dengan digelarnya FSL setiap tahunnya diharapkan mampu mengundang para wisatawan domestik maupun mancanegara untuk memeriahkan event itu.

Dengan demikian, kunjungan wisatawan akan terus meningkat memlalui gelaran aneka event yang menarik salah satunya FSL tersebut.

FSL Tanjung Ambat Cup yang digelar kemarin, kurang lebih diikuti 40 tim yang bertanding bahkan ada peserta dari Negara tetangga Malaysia.

”Untuk ke depan tidak Hanya pertandingan ini akan di gelar. Nantinya, akan kita undang tamu tamu dari luar kabupaten untuk ikut dan serta dapat berziarah ke Makam Badang dan Masjid Buru sebagai masjid tertua kedua di Kepri,” kata Rafiq, Minggu (23/12) akhir tahun lalu. (ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here