Turis Tiongkok Mulai Mendominasi

0
1073
PENGUNJUNG Pantai Trikora Bintan menikmati pesona pantai yang indah, Minggu (1/4).f-suhardi/tanjungpinang pos

Panorama Alam Kepri Makin Diminati Wisman

Objek wisata Kepri makin diminati turis asing. Februari lalu, kunjungan turis yang datang menikmati panorama wisata di Kepri naik 31,2 persen dibandingkan Januari 2017.

TANJUNGPINANG – JIKA dibandingkan lagi dengan Februari 2017 lalu, angka kunjungan turis ke Kepri Februari 2018 naik 53,15 persen. Pada Februari 2018, turis yang pelesiran ke Kepri mencapai 205.964 orang. Sedangkan kunjungan Januari 2018 sekitar 156.986 orang. Kenaikan yang cukup signifikan.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri wisman yang berkunjung ke Provinsi Kepri pada Januari-Februari 2018 didominasi oleh wisman berkebangsaan Singapura dengan persentase sebesar 44,03 persen dari total jumlah wisman pada Januari-Februari 2018. Namun, turis Tiongkok juga makin mendominasi sejak adanya rute penerbangan pesawat carteran dari Tanjungpinang dan Batam ke beberapa kota di Cina.

Hal ini disampaikan Rahmad Iswanto, Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Kepri di kantornya, Senin (2/4) kemarin. ”Dengan meningkatnya jumlah kunjungan ini, otomatis jumlah hunian kamar hotel pun naik,” katanya.

Baca Juga :  Pejabat Kemendagri Bantu Loloskan Pasal Lego Jangkar

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepri pada Februari 2018 mencapai rata-rata 58,78 persen atau naik 9,79 poin dibanding TPK Januari 2018 sebesar 48,99 persen.

Dijelaskannya, berdasarkan data yang dihimpun selama bulan Januari-Februari 2018, wisman berkebangsaan Singapura tercatat sebanyak 159.823 kunjungan. Disusul jumlah kunjungan terbanyak kedua adalah wisman berkebangsaan Tiongkok. Jumlah kunjungan wisman berkebangsaan Tiongkok adalah sebesar 48.438 kunjungan atau 13,35 persen dari total kunjungan ke Kepri selama Januari-Februari 2018.

Secara berturut-turut, jumlah kunjungan sepuluh terbanyak selain wisman berkebangsaan Singapura dan wisman berkebangsaan Tiongkok adalah wisman berkebangsaan Malaysia, Korea Selatan, India, Philipina, Jepang, Inggris, Australia, dan Amerika.

Kontribusi dari wisman 10 negara terbanyak yang mengunjungi Kepri adalah sebanyak 84,03 persen dari total seluruh kunjungan wisman pada bulan Januari-Februari 2018. Rahmad menceritakan, rata-rata wisman dari 10 negara terbanyak yang berkunjung ke Provinsi Kepri mengalami kenaikan pada Februari 2018 dibanding dengan bulan sebelumnya, kecuali wisman berkebangsaan Australia dan Korea Selatan.

Baca Juga :  Rebut KM Sabuk Nusantara dengan Pendekatan

”Sebagai contoh, yaitu jumlah kunjungan wisman berkebangsaan Tiongkok mengalami kenaikan sebesar 52,01 persen pada bulan Februari 2018 dibandingkan Januari 2018 atau naik dari 19.221 kunjungan pada bulan Januari 2018 menjadi 29.217 kunjungan pada Februari 2018,” jelasnya.

Selama berada di Kepri, wisman yang berkunjung rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Provinsi Kepri pada Februari 2018 adalah 1,96 hari, lebih rendah 0,19 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu pada Januari 2018.

Pada Februari 2018, rata-rata lama menginap tamu Indonesia mencapai 2,09 hari, lebih tinggi 0,25 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu asing yang mencapai 1,83 hari.

Baca Juga :  RI Perkuat Daerah Perbatasan Natuna

Rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada hotel berbintang di Provinsi Kepri pada Februari 2018 lebih tinggi 0,04 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu secara nasional.

Dimana rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada hotel berbintang secara nasional adalah 1,92 hari. Selanjutnya bila dilihat menurut klasifikasi hotel, rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia tertinggi dicapai oleh hotel berbintang 5 dengan lama menginap selama 2,48 hari. Sedangkan rata-rata lama menginap terendah pada hotel berbintang 3, yaitu selama 1,09 hari.(SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here