Turis Tiongkok Terdeteksi Penyakit ISPA

0
254
Pasien antre di RSUP Tanjungpinang untuk mendapatkan pengobatan, belum lama ini. F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

RSUP Punya 12 Ruang Isolasi

TANJUNGPINANG – Heboh, turis Tiongkok masuk ke rumah sakit dan dirawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib berada di Jalan WR Supratman, Km 8 Atas Tanjungpinang, Minggu (26/1) pagi. Sebab, masyarakat menduga turis Tiongkok datang dari Lagoi, Kabupaten Bintan ke RSUD Raja Ahmad Tabib, telah menyidap atau memiliki virus corona.

Karena informasi turis Tiongkok terdeteksi virus corona sudah menyebar hingga berkembang di tengah masyarakat melalui media sosial, yaitu WhatShapp (WA).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib, dr Elfiani Sandri, MPH mengatakan, memang ada turis Tiongkok masuk ke rumah sakit melalui IGD RSUD Raja Ahmad Tabib pada Minggu (26/1) pagi. Saat itu, tim medis RSUD Raja Ahmad Tabib langsung melakukan pemeriksaan pasien pada anak turis Tiongkok tersebut.

Tim medis mulai melakukan pemeriksaan dari fisik pasien tersebut. Setelah itu, tim medis kembali melakukan pengecekan kesehatan melalui laboraturium dan radiologi (sonsen).

Dari hasil pemeriksaan dokter, ternyata pasien tersebut di diagnosa memiliki penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut sering disebut ISPA. Karena hanya batuk dan panas biasa saja.

Ini artinya, pasien tersebut tidak masuk kriteria suspek (diduga) virus corona. Karena selama pemeriksaan tim medis, ada dua kriteria, yakni pengawasan dan suspek.

”Alhamdulillah pasien tersebut sudah pulang ke negaranya pada hari Minggu itu juga. Kalau tidak salah, siang hari,” ucap dia, Senin (27/1).

Saat itu juga, pihak Manajemen RSUD Raja Ahmad Tabib langsung memberikan laporan hasil pemeriksaan turis Tiongkok ke Kementerian Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kabupaten Bintan. Intinya, pasien tersebut hanya menyidap penyakit batuk dan panas biasa saja.

Selain itu, pihaknya sudah siap menghadapi pasien yang terdeteksi virus corona. Karena RSUD Raja Ahmad Tabib salah satu rumah sakit di Provinsi Kepri yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri.

Kesiapan ini, kata dia, RSUD Raja Ahmad Tabib memiliki 12 ruang isolasi. Ruang ini disediakan untuk menangani pasien yang mengidap penyakit menular. Salah satunya penanganan pasien yang terdeteksi virus corona.

”Sudah lama kita punya ruangan isolasi di RSUD Raja Ahmad Tabib. Tim medis kita yang bertugas di ruangan isolasi menggunakan Alat Pelindung Diri (APD),” sebut dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here