Turun, Nelayan Keluhkan Harga Ketam

0
374
LIAS seorang nelayan Desa Sebong Pereh saat menunjukkan ketam tangkapannya, Minggu (23/12) kemarin.f-jendaras/tanjungpinang pos

TELUKSEBONG – Nelayan Teluk Sebong mengeluhkan, akibat harga ketam yang anjlok. Padahal, hasil tangkapan nelayan sedikit akibat cuaca buruk dan angin kencang.

Lias (58), seorang nelayan di Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong mengeluhkan kondisi tersebut. Harga Ketam yang biasanya di kisaran harga Rp40 ribu per kilogram hingga Rp 55 ribu per kilogramnya, kini turun menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

”Kami juga bingung kenapa harganya turun. Padahal hasil tangkapan sedang turun,” ucapnya, Minggu (23/12).

Baca Juga :  Lengkapi Fasilitas Keamanan Laut di Bintan

Ia menyebutkan, dari beberapa informasi mengatakan, pasokan ketam sedang banjir. Namun di wilayahnya tidak demikian faktanya.

”Kalau begini harganya, kami bagus tidak usah menangkap ketam,” akunya yang biasa mendapatkan 2 sampai 4 kilogram sekali memasang bubu ketam.

Arri nelayan lainnya mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, harga ketam anjlok sejak beberapa hari ini.

”Ya nelayan mengeluh semua, saat kondisi sedang sulit tangkapan, justru harganya menurun,” keluhnya. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here