Uang Dipungut, tapi Kebersihan Tak Terjaga

0
539
MENGAMBIL AIR: Para pedagang ikan segar terlihat sedang mengambil air di kawasan pasar. F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Pengelola Pasar Tradisional Bestari Bintancenter (Bincen) terkesan kurang memperhatikan kebersihan lingkungan. Itu terlihat dari banyaknya sampah yang berserakan dan menimbulkan bau tak sedap dari drainase besar di kawasan tersebut. Bau busuk itu bisa ditimbulkan dari sampah pedagang hingga air kotoran ikan maupun air ayam potong.

Padahal, pengelola pasar tersebut rutin memungut tagihan uang kebersihan kepada para pedagang sebesar Rp 2 ribu per harinya. Ini merupakan iuran wajib, selain uang listrik dan air. Kepala Pengelola Pasar Bestari Bincen, Dasmin menuturkan, terkait kebersihan masih menjadi tanggung jawab pengelola atau bukan dari pemerintah.

Diterangkannya, setiap hari ada petugas yang selalu membersihkan sampah di pasar. Mulai dari sampah para pedagang yang berjualan kebutuhan pokok hingga jajanan di pasar. ”Kita rutin bersih sampah di pasar,” kata Dasmin kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (18/7).

Jangankan hanya sampah yang berserakan di dalam pasar, lanjut dia, pihaknya selalu membersihkan drainase. Biasanya dilakukan, sekali dalam dua minggu. Ini dinilai cukup untuk menjaga kebersihan lingkungan. Adanya sampah di dalam drainase, kata dia, kurangnya tingkat kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Padahal, di sekitar pasar sudah ada tempat pembuangan sampah.

”Apa salahnya sih buang sampah di tong yang kita sediakan,” ucap dia. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada para pembali maupun pedagang untuk menjaga kebersihan di pasar. Sehingga pasar terlihat bagus dan tidak kumuh hingga menimbulkan bau tak sedap seperti sekarang.

”Kita sama-sama jaga kebersihan di pasar,” sebut dia. Salah satu pengujung, Nana menilai, bau tak sedap di pasar sangat mengganggu. Ia meminta pihak pengelola serius untuk membersihkan agar selalu nyaman. Menurutnya, kebersihan pasar menurun sejak tiga tahun terakhir. Tidak seperti dulu, bahkan sampai dapat penghargaan.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here