Uang Sewa Asrama Haji Wajib Masuk PAD

0
1550
Irwansyah

TANJUNGPINANG – Sudah lima tahun sejak Asrama Haji Tanjungpinang diresmikan tahun 2012 namun belum memberi kontribusi ke PAD Pemprov Kepri selaku pemilik aset.

Padahal, banyak potensi uang di sana yang bisa menambah PAD Pemrpov Kepri. Gedung Asrama Haji Tanjungpinang sendiri dibangun 2 lantai dan memiliki kamar 24 unit, ruang rapat dan juga aula yang disewakan bagi masyarakat.

Selama ini Asrama Haji selalu ramai baik yang menginap dan juga menyewa aula utama acara pemerintahan dan juga swasta serta acara pribadi.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kepri Irwansyah mengatakan, selama ini Gedung Asrama Haji Tanjungpinang sejak diresmikan belum pernah memberikan kontribusi bagi PAD Pemprov Kepri. Padahal gedung tersebut disewakan oleh pengelolannya.

Ke depan aset-aset milik Pemprov Kepri terutama berupa gedung yang telah disewa atau disewakan selama ini tidak ada penekanan untuk bisa memberikan pemasukan bagi kas daerah akan didorong untuk bisa memberikan pemasukan.

Begitu juga dengan kantin-kantin yang ada di kantor Pemerintahan Provinsi Kepri harus membayar sewa dan uangnya wajib masuk ke kas daerah.

”Kantin yang ada seperti di kantor gubernur, gedung DPRD dan juga di kantor diluar komplek gubernur harus membayar sewa. Kan banyak kantor OPD yang menempati di luar komplek gubernur ada kantinnya,” terangnya, kemarin.

Potensi-potensi ini bisa meningkatkan PAD Pemprov Kepri untuk langkah lainnya saat ini DPRD Kepri tengah membahas perubahan perda retribusi yang ada terkait ini. Sehingga, dengan adanya perubahan perda retribusi tersebut akan mengatur hal tersebut.

Potensi PAD sekecil apapun harus digarap secara maksimal, tentunya ini untuk menunjang pembangunan dan juga kesejahteraan masyarakat Kepri. Banyak yang diharapkan bisa menambah PAD pemprov tahun depan. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here