Ubah Komplain Pasien Jadi Pujian

0
401
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun foto bersama usai meresmikan Lantai 8 RUSD Kepri di Batu 8 Tanjungpinang, Kamis (1/3). f-istimewa/humas pemprov kepri

TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan bahwa pelayanan kesehatan publik harus terus diwujudkan dan semakin baik. Masyarakat harus mendapat pelayanan kesehatan, karena ini merupakan kebutuhan.

Membangun pelayanan publik di bidang kesehatan yang prima bukanlah hal yang mudah namun dengan kerja keras semua pihak, apapun tuntutan dapat terpenuhi dan kekurangan yang ada dapat tertutupi.

”Semua yang kita lakukan ini untuk kebutuhan kesehatan masyarakat,” ujar Nurdin saat menghadiri acara Grand Opening Operasional RSUD Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepri dan Peletakan Batu Pertama Masjid RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepri di Jalan WR. Supratman, Km 8, Tanjungpinang, Kamis (1/3).

Sebelum meresmikan, Gubernur terlebih dulu meninjau beberapa ruangan seperti ruang Instalasi Radiologi MRI serta pengguntingan pita pada ruangan baru VIP dan VVIP di Lantai 8.

Nurdin mengatakan, bahwa apapun yang menjadi komplain dan keluhan yang datang dari masyarakat jangan dijadikan penurun semangat dalam bekerja.

”Keluhan yang datang harus dijadikan batu loncatan untuk menunjukkan pelayanan terbaik hingga keluhan tersebut menjadi pujian. Pujian tersebut bukan berarti dalam bentuk kata-kata tapi dengan pelayanan yang terbaik didapat oleh pasien ketika berobat di RSUD ini,” kata Nurdin lagi.

Tak lupa Nurdin berpesan agar profesionalitas para perawat dan jajaran rumah sakit dapat terus ditingkatkan, keramahan juga bangun image yang baik, agar masyarakat tambah yakin dan percaya Kepri mampu mewujudkan pelayanan masyarakat tersebut.

Sementara itu, Direktur RSUD Raja Ahmad Thabib Mochtar Lutfy Munawar dalam laporannya mengatakan, peningkatan kualitas rumah sakit terus diupayakan dan dilakukan bersama-sama pemerintah daerah untuk mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan bagi pasien.

”Diresmikannya seluruh lantai pada rumah sakit ini menjadi gambaran yang melihat akan tingginya harapan, besarnya tuntutan serta keinginan masyarakat yang ingin memiliki rumah sakit daerah yang berkualitas dan tuntutan tersebut bisa kami tunjukan solusinya,” ujar Mochtar.

Mochtar juga menceritakan awal mula penggagasan RSUD ini oleh Gubernur Ismeth Abdullah, peresmian pertama oleh Gubernur Muhammad Sani, lalu peningkatan ruangan oleh Pj. Gubernur Agung Mulyana serta dioperasionalkan secara penuh oleh Gubernur Nurdin Basirun.

”Dari gagasan awal yang hanya tersedia 70 tempat tidur lalu meningkat menjadi 200 tempat tidur dan saat ini sudah dapat digunakan keseluruhan lantai di gedung RSUD dengan total 219 tempat tidur di 8 lantai dengan memegang standar kelas B di sini sudah memiliki 23 jenis pelayanan spesialis,” lanjut Mochtar.

Direktur Utama Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Andi Sagudi mengatakan bahwa sejalan dengan Nawa Cita Presiden maka Kemenkes saat ini fokus dengan Program Indonesia Sehat.

”Salah satunya dengan strategi peningkatan akses dan mutu kesehatan maka peningkatan pada RSUD Raja Ahmad Thabib ini sudah sejalan dengan program tersebut,” ujar Andi.

Grand opening sendiri ditutup dengan penandatangan prasasti oleh Gubernur kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nur Asyifa RSUD Raja Ahmad Tabib.

Nurdin mengatakan bahwa masjid juga bagian dari fasilitas bagi penyembuhan pasien dan berharap dengan fasilitas yang ada tersebut dapat memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H. TS. Arif Fadillah, Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Hj Aisyah Sani, anggota DPRD Provinsi Kepri Teddy Jun Askara, sejumlah kepala OPD, Ketua BP3KR Huzrin Hood, Ketua LAM H Abdul Razak beserta tamu undangan lainnya. (dri/ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here