UIN Sunan Kalijaga Backcup Data di Batam

0
155
kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam.

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga. MoU ini implementasi Disaster Recovery Center (DRC) di UIN Sunan Kalijaga.

Disaster Recovery Center merupakan pusat memback up data untuk mencegah kerusakan salah satu penyebabnya bencana alam.

Penandatanganan MoU ditandatangani Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof K.H Yudian Wahyudi dan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo berlangsung, Senin (20/8), lalu.

Menurut Yudian Wahyudi, pihaknya mempercayai penyimpanan data di BP Batam karena terjamin keamanannya. Penyimpanan data di IT Centre BP Batam akan dilakukan secara bertahap, dan terus ditingkatkan.

”Kami melakukan pecegahan terhadap resiko-resiko yang diakibatkan oleh bencana (disaster),” katanya.

Bencana yang bisa terjadi dan diantisipasi, diantaranya kebakaran, gempa bumi, banjir atau tsunami. Sehingga dapat dilakukan dengan menyusun rencana pemulihan bencana (Disaster Recovery Plan/DRP) dengan dukungan DRC (Disaster Recovery Center) sebagai tempat/area penyimpanan serta pengolahan data dan informasi.

”Saat terjadinya bencana, mengakibatkan data center yang ada mengalami gangguan, sebagian atau bahkan rusak total. Salah satu upaya untuk mengantisipasi bila hal-hal tersebut terjadi adalah dengan membangun sebuah Disaster Recovery Center (DRC),” katanya.

Diakui, pihaknya mempercayai bahwa Batam memiliki kelebihan tersendiri dari sisi alam. Dimana, Batam tidak berpotensi terhadap tsunami. Tidak berada dalam jalur petahan geologi dan minimnya resiko terhadap bencana alam. ”Ini upaya pencegahan sewaktu waktu terjadi bencana alam akan terselamatkan data yang dimiliki oleh pihak kami,” ujarnya.

Hal ini juga dilihat bahwa Fasilitas Pengelola Data dan Sistem Informasi (PDSI) BP Batam merupakan fasilitas TIK (teknologi informasi dan komunikasi) dengan teknologi tinggi dan infrastuktur jaringan informasi serta komunikasi broadband dengan standar tinggi yang dimiliki BP Batam, ungkap Yudian.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah tuwo, mengaku bangga atas kepercayaan yang telah di berikan terhadap upaya pencegahan terkait dengan recovery Center di IT Centre BP Batam.

”Dengan di berikan kepercayaan ini dalam mem-back up data merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk meningkatkan kapasitas, komitmen sebagai lembaga profesional yang mengelola data dan informasi” ujar lukita. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here