Ujian CPNS 25 Ribu, Lulus 567

0
298
CPNS Pemko Tanjungpinang saat ujian di Hotel CK. f-andri/tanjungpinang pos

Kuota se-Kepri Tak Terpenuhi

Dari sekitar 25 ribu peserta yang ikut Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kepri, untuk sementara ini hanya 567 orang yang lulus di 6 kabupaten/kota dan Pemprov Kepri.

TANJUNGPINANG – SEDANGKAN Pemkab Lingga belum mengumumkan berapa CPNS yang lulus. Berdasarkan pengalaman di kabupaten/kota lainnya, kemungkinan besar persentase kelulusan CPNS Pemkab Lingga juga rendah.

Sekda Pemkab Lingga, Juramadi Esram saat dihubungi kemarin mengaku tidak tahu persis berapa CPNS yang lulus. ”Sebaiknya langsung tanya ke Pak Imran (Kepala BKD Pemkab Lingga). Biar pas datanya,” katanya, kemarin.

Kepala BKD Pemkab Lingga hingga berita ini diturunkan belum berhasil dihubungi. Berdasarkan data yang diolah Tanjungpinang Pos, dari 2.154 orang CPNS yang diterima di 7 kabupaten/kota dan Pemprov Kepri (8 instansi pemerintahan daerah), baru 567 orang yang lulus. Data ini belum termasuk jumlah CPNS yang lulus di Pemkab Lingga.

Sebanyak 204 peserta Seleksi Kopetensi Dasar (SKD) CPNS Pemerintah Kota Batam lulus ambang batas nilai (passing grade). Dari 5.401 peserta lolos administrasi, ada 327 orang yang tak mengikuti SKD.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin mengatakan angka ini cukup tinggi karena lebih dari 4 persen total peserta.

”Kalau daerah lain itu menurut informasi BKN hanya 1 koma yang lulus. Yang ikut tes 5.074 orang. Lulus passing grade 204 orang, tak lulus 4.870 peserta,” kata Jefridin di UPT BKN Batam.

Nilai tertinggi diperoleh Rahmi Putri dengan poin 399. Sedangkan terendah yang lolos passing grade 300 poin. Sementara untuk formasi cumlaude guru Bahasa Inggris peserta lolos passing grade yakni 324 atas nama Mega Dwi Septyowati.

”Alhamdulillah ada yang lulus. Anak Batam ini. Guru IPA juga sudah ada yang lolos, Yahdi dengan 376 poin,” tuturnya.

Formasi guru kelas, guru matematika, penelaah mutu konstruksi juga sudah ada yang lolos passing grade. Adapun total formasi yang didapat Pemko Batam tahun ini adalah 363 CPNS.

Dua di antaranya merupakan formasi khusus bagi disabilitas. Namun hanya satu yang mendaftar untuk formasi ini. ”Dan satu yang daftar ini, alhamdulillah lulus passing grade SKD,” kata dia.

Jefridin mengatakan Pemko Batam berharap ada kebijakan dari panitia seleksi nasional terkait minimnya peserta lolos SKD. Karena secara angka sudah dipastikan ada formasi tak terisi.

”Kita minta kebijakan bagaimana supaya formasi ini bisa terpenuhi. Karena kita sangat membutuhkan tenaga ini. Kita akan surati dengan rinciannya. Formasi ini segini yang lulus. Mana yang tidak ada sama sekali,” sebutnya.

Kepala UPT BKN Batam, Andri Febrian mengatakan tahapan selanjutnya pasca-SKD ini adalah seleksi kompetensi bidang. Jika merujuk jadwal sebelumnya, SKB digelar pada 22-28 November mendatang.

”Untuk Pemko Batam tetap di UPT Batam. Untuk daerah lain akan disatukan di Tanjungpinang. Kita cari tempat yang pas. Sistemnya masih dengan Computer Assissted Test (CAT),” kata Andri.

Peserta CPNS di Kabupaten Natuna lulus administrasi dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebanyak 2.035 peserta. Hingga hari ke-6 tanggal 13 November 2018, pelaksanaan tes CPNS baru 27 peserta lulus SKD. Wacana Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna menyurati Kementerian PAN-RB, agar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menggunakan sistem rangking untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Wacana itu, mendapat dukungan penuh dari Ketua DPRD Natuna Yusripandi.(MARTUA-TUNAS-YENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here